Andriansyah Tantang PR di Sumenep: Jangan Cuma Nikmati Izin, Tapi Tak Punya Peran

Rabu, 23 Juli 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Andriansyah Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep

Foto. Andriansyah Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep, Moh Andriansyah, melontarkan pernyataan keras terhadap seluruh perusahaan rokok (PR) yang beroperasi di wilayahnya.

Ia menantang agar mereka tidak sekadar klaim, tapi menunjukkan kontribusi nyata.

“Sudah cukup bicara manis di forum-forum. Sekarang waktunya PR membuktikan bahwa mereka benar-benar memberi dampak positif bagi ekonomi rakyat Sumenep,” tegas Andriansyah dalam keterangannya, Rabu (23/7).

Menurutnya, selama ini banyak perusahaan rokok yang hanya memanfaatkan nama Sumenep sebagai alamat legalitas, tetapi aktivitas produksinya nihil dan kontribusinya terhadap masyarakat nyaris tak terlihat.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Sinkronkan RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Ia menilai keberadaan perusahaan seperti itu hanya menjadi beban moral dan ekonomi. Apalagi jika tidak menyerap tenaga kerja lokal atau menjalin kemitraan dengan petani tembakau sebagai kekuatan ekonomi utama di daerah.

“Kami tidak ingin Sumenep hanya dijadikan tempat ‘numpang nama’. Kalau memang niat membangun ekonomi, tunjukkan lewat penyerapan tenaga kerja lokal, kemitraan petani tembakau, dan program sosial yang jelas,” katanya.

Andriansyah juga menyentil perusahaan yang dinilai hanya duduk manis menikmati izin usaha dari pemerintah daerah tanpa ikut menyukseskan program-program strategis yang dicanangkan Bupati Sumenep.

“Kalau merasa bagian dari Sumenep, maka tunjukkan loyalitas. Dukung penuh visi Bupati dalam membangun ekonomi kerakyatan. Jangan cuma tempel nama daerah tapi aktivitasnya tak ada,” imbuhnya.

Lebih jauh, ia menyebut fenomena perusahaan rokok ‘nakal’ ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat membangun daerah. Ia menegaskan, Pemuda Muhammadiyah tidak akan tinggal diam.

“Jangan hanya bangga punya label PR Sumenep, tapi semua kegiatan bisnisnya tidak jelas. Itu pengkhianatan terhadap komitmen membangun daerah. Kami akan bersuara jika ada perusahaan seperti itu,” tandasnya.

Pihaknya menyatakan mendukung penuh kebijakan Bupati Achmad Fauzi dalam mendorong pemerataan ekonomi, penguatan petani tembakau, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal.

“Saatnya PR wajib menjadi mitra pemerintah. Tunjukkan dedikasi. Jangan jadi penonton yang cuma cuap-cuap tanpa bukti konkret dalam mendukung kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Andriansyah menilai, apabila semua perusahaan menunjukkan itikad baik dan peran aktif dalam menggerakkan ekonomi lokal, maka peluang untuk membuka kembali izin PR yang sempat ditangguhkan terbuka lebar.

“Saya yakin, kalau semua PR membuktikan diri sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, maka Bupati akan membuka kembali izin PR baru. Saya jamin seratus persen,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Fantastis! Belanja Konsumsi Disbudporapar Sumenep Capai Ratusan Juta
DPUTR Kelola Anggaran Ratusan Miliar, Aktivis ALARM Sumenep Ingatkan Risiko SILPA Terulang
Zero Tolerance 2026, Data Tak Sinkron Bisa Gagalkan Bantuan Pendidikan
Aksi Kemanusiaan di Tengah Keterbatasan, BAZNAS Sumenep Kawal Pemulangan Jenazah ke Kepulauan
Harlah ke-76 Fatayat NU, Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Perempuan NU
Jaga Kepercayaan Publik, Ning Lia Andalkan Loyalitas Tim dan Nilai Kejujuran
Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:25 WIB

Fantastis! Belanja Konsumsi Disbudporapar Sumenep Capai Ratusan Juta

Minggu, 26 April 2026 - 09:34 WIB

DPUTR Kelola Anggaran Ratusan Miliar, Aktivis ALARM Sumenep Ingatkan Risiko SILPA Terulang

Minggu, 26 April 2026 - 08:31 WIB

Zero Tolerance 2026, Data Tak Sinkron Bisa Gagalkan Bantuan Pendidikan

Minggu, 26 April 2026 - 07:39 WIB

Aksi Kemanusiaan di Tengah Keterbatasan, BAZNAS Sumenep Kawal Pemulangan Jenazah ke Kepulauan

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Harlah ke-76 Fatayat NU, Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Perempuan NU

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Berita Terbaru