Anies Baswedan Bandingkan Kepemimpinan SBY Dan Jokowi, Cek Keterangannya

Sabtu, 20 Mei 2023 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan mengatakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih banyak membangun jalan umum ketimbang Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Tangkapan layar youtube PKSTV)

Bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan mengatakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih banyak membangun jalan umum ketimbang Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Tangkapan layar youtube PKSTV)

JAKARTA, Nusainsider.com Bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan mengatakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih banyak membangun jalan umum ketimbang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan Anies saat pidato pada acara Milad ke-21 PKS, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/5). Anies awalnya menyinggung pembangunan jalan tol era Jokowi.

Baca Juga :  Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Koramil Panggungrejo Bantu Atasi Kesulitan Warga Binaannya

Menurut Anies, pemerintah Jokowi berhasil membangun jalan tol sepanjang 1.600 km dan juga membangun jalan umum atau tak berbayar sepanjang 19 ribu km.

“Bandingkan dengan zaman Pak SBY jalan yang tak berbayar adalah 144 ribu km atau 7,5 kali lipat. Bila dibanding jalan nasional pemerintah ini 590 km, 10 tahun sebelumnya 11 ribu km. 20 kali lipat. Kita belum bicara mutu, standar, itu baru panjang,” kata Anies.

Baca Juga :  Pesan Berantai Lawan Debt Collector Diduga Dari Institusi Polri, Berikut Pesannya

Anies mengakui kedua jalan itu sama-sama dibutuhkan, namun yang perlu menjadi perhatian utama adalah keberpihakan. Menurutnya, pemerintah harus membangun infrastruktur yang bisa dirasakan semua masyarakat.

“Ke depan institusi yang inklusif, infrastruktur yang menunjang keseharian,” ujarnya.

Anies saat ini telah diusung oleh NasDem, PKS, dan Demokrat sebagai capres di Pilpres 2024. Ketiga partai itu masih membahas siapa sosok yang bakal menjadi cawapres untuk mendampingi Anies.

Loading

Berita Terkait

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
Musancab PPP Pamekasan Jadi Momentum Konsolidasi, DPW Dorong Ra Baqir Maju Pilkada
PKB Pamekasan Satukan Kader dalam Musancab Serentak, Konsolidasi Akar Rumput Diperkuat
Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah
Ning Lia, Politisi yang Memilih Turun Langsung: Merawat Demokrasi dari Ruang-Ruang Anak Muda

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Musancab PPP Pamekasan Jadi Momentum Konsolidasi, DPW Dorong Ra Baqir Maju Pilkada

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:15 WIB

PKB Pamekasan Satukan Kader dalam Musancab Serentak, Konsolidasi Akar Rumput Diperkuat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Ning Lia, Politisi yang Memilih Turun Langsung: Merawat Demokrasi dari Ruang-Ruang Anak Muda

Berita Terbaru