Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ning Lia saat menghadiri Kegiatan Harlah ke-20 Pondok Pesantren Al-Fatimah Bojonegoro

Foto. Ning Lia saat menghadiri Kegiatan Harlah ke-20 Pondok Pesantren Al-Fatimah Bojonegoro

BOJONEGORO, nusainsider.com Kedatangan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, di Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah, Bojonegoro, Minggu (13/9/2026), langsung menyedot perhatian para santri.

Begitu berada di tengah-tengah santri dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Al-Fatimah, Ning Lia sapaan akrab Lia Istifhama langsung dikerumuni.

Para santri bergantian mendekat. Ada yang ingin bersalaman, menyapa, berbincang singkat, hingga mengajak foto bersama.

Suasana yang sebelumnya berlangsung khidmat pun berubah menjadi lebih cair dan penuh keakraban. Ning Lia tampak melayani para santri satu per satu dengan senyum, diselingi candaan dan percakapan ringan.

Momen tersebut bukan kali pertama terjadi. Dalam sejumlah kegiatan Al-Fatimah sebelumnya, termasuk jalan sehat, kehadiran Ning Lia juga mendapat sambutan antusias dari para santri.

Bagi Ning Lia, antusiasme tersebut bukan sekadar momen keakraban. Ia melihatnya sebagai gambaran bahwa pesantren mampu menjadi ruang pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi generasi muda.

“Santrinya bahagia sekali. Ini menunjukkan bahwa pesantren adalah wajah pendidikan kita. Ada proses edukasi yang bukan hanya memberikan ilmu, tetapi juga menyentuh hati para santri,” ujar Ning Lia.

Ia juga menyoroti perkembangan Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah yang dinilainya terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman.

Baca Juga :  Smart Farming Jadi Masa Depan: Sumenep Siap Masuki Era Pertanian Presisi

Perkembangan itu, menurutnya, tidak hanya tampak dari fasilitas dan pembenahan fisik, tetapi juga dari kemampuan pesantren mempertahankan nilai pendidikan, agama, dan pembentukan karakter di tengah perubahan zaman.

“Pesantren ini memahami kebutuhan zaman. Mereka membaca apa yang dibutuhkan masyarakat dan apa yang diperlukan agar santri terus memiliki cita-cita. Ini yang menurut saya luar biasa,” katanya.

Ning Lia menilai pesantren memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda. Karena itu, lingkungan pendidikan perlu dibuat nyaman agar para santri tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki ruang untuk membangun mimpi dan cita-cita.

Memasuki usia dua dekade, ia berharap Al-Fatimah semakin kuat secara kelembagaan dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.

“Kita mendoakan Pondok Pesantren Al-Fatimah senantiasa berkah, sukses dan jaya, serta terus memberikan pengabdian yang luar biasa untuk bangsa. Semoga reputasinya terus terjaga dan menjadi salah satu pesantren percontohan di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :  Kick Boxing Raih Emas ke-80 Indonesia di SEA Games 2023

Harlah ke-20 Ditandai Kolaborasi Haji dan Umrah

Semarak Harlah ke-20 Al-Fatimah tidak berhenti pada perayaan bersama para santri. Momentum dua dekade tersebut juga ditandai dengan peluncuran kolaborasi KBIHU Al-Fatimah bersama PT Insan Madani Wisata atau Imawa Tour & Travel.

Ning Lia turut mengikuti prosesi pemotongan balon sebagai simbol dimulainya kerja sama tersebut.

Kolaborasi itu diarahkan untuk memperkuat pelayanan, bimbingan, dan pendampingan masyarakat dalam menjalankan ibadah haji dan umrah.

Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si., mengatakan perjalanan selama 20 tahun menjadi momentum penting bagi perkembangan pesantren.

“Alhamdulillah, lembaga pendidikan Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah sudah lengkap, mulai kelompok bermain, RA, MI, MTs, MA, SMP dan SMA, hingga perguruan tinggi Institut Agama Islam Al-Fatimah,” ujar KH Tamam.

Ia mengatakan pengembangan pesantren tidak hanya berfokus pada pendidikan formal. Al-Fatimah juga berupaya memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai pelayanan, termasuk bidang haji dan umrah.

Baca Juga :  Tahap Akhir Seleksi Sekda Sumenep Rampung, Bupati Segera Tentukan Pilihan

“Kita akan melayani umat agar perjalanan ibadah haji dan umrahnya lancar dan barokah,” katanya.

KH Tamam berharap Harlah ke-20 menjadi energi baru untuk meningkatkan kemandirian sekaligus prestasi pesantren.

“Ini momentum untuk bangkit, membangun kemandirian dan prestasi pondok pesantren. Pondok pesantren harus mandiri dan menjadi pilar Jawa Timur, Gerbang Baru Nusantara bersama pondok pesantren,” tegasnya.

Peringatan Harlah ke-20 tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni, S.Kep., Ns., Anggota DPR RI Fraksi Golkar Eko Wahyudi, pengusaha asal Pamekasan H. Khairul Umam atau Haji Her, keluarga besar pesantren, alumni, wali santri, serta tamu undangan.

Menariknya, hingga acara berakhir, sejumlah santri masih terus mendekati Ning Lia.

Salaman, obrolan singkat, dan foto bersama kembali terjadi. Momen sederhana tersebut menjadi warna tersendiri dalam perayaan dua dekade Al-Fatimah sekaligus memperlihatkan suasana akrab Ning Lia bersama generasi muda pesantren.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Jelang Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Hapus Denda Tunggakan PBB-P2
Tembakau Panen, Ekonomi Tetap Berputar: DRT The Big Family Serap Pelinting Lokal
UKW 2026 LPDS-SKK Migas Jabanusa, Prengki Wirananda Jadi Peserta Terbaik Tingkat Utama
KEK Tembakau Madura Didorong Empat Kabupaten, Sumenep Siapkan Lahan di Patean
Jabatan Strategis Terisi, DPRD Sumenep Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
ATA 2026 IDB Pamekasan Resmi Dibuka, Mahasiswa Baru Dibekali Nilai Pesantren di Era Digital
Pelayanan Kesehatan Jadi Sorotan, JSI Beri Penghargaan untuk Dirut RSUD Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:21 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Hapus Denda Tunggakan PBB-P2

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Tembakau Panen, Ekonomi Tetap Berputar: DRT The Big Family Serap Pelinting Lokal

Rabu, 16 September 2026 - 23:58 WIB

UKW 2026 LPDS-SKK Migas Jabanusa, Prengki Wirananda Jadi Peserta Terbaik Tingkat Utama

Rabu, 16 September 2026 - 13:25 WIB

Jabatan Strategis Terisi, DPRD Sumenep Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Rabu, 16 September 2026 - 09:15 WIB

ATA 2026 IDB Pamekasan Resmi Dibuka, Mahasiswa Baru Dibekali Nilai Pesantren di Era Digital

Rabu, 16 September 2026 - 04:23 WIB

Pelayanan Kesehatan Jadi Sorotan, JSI Beri Penghargaan untuk Dirut RSUD Sumenep

Berita Terbaru