Awwww! Bunga & Dahlia Bicara: Skandal Sunyi di Balik Etalase Konter HP Menuju Kenikmatan Hotel

Senin, 28 Juli 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.comDugaan skandal tak senonoh yang menyeret seorang bos konter HP di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencuat ke hadapan publik.

Dua mantan pegawai perempuan kompak membongkar praktik tidak pantas yang mereka alami selama bekerja di salah satu jaringan konter HP milik Sugiono (inisial).

Kasus ini bermula dari pemecatan seorang pegawai perempuan berinisial Bunga. Posisinya digantikan oleh pegawai baru bernama Dahlia (inisial), yang disebut langsung menerima perlakuan istimewa.

Menurut sumber internal, Dahlia yang baru beberapa hari bekerja langsung digaji tinggi dan diberi fasilitas mewah, termasuk sebuah unit iPhone 13.

Perubahan mendadak itu memicu kecurigaan tunangan Dahlia, yang heran melihat kekasihnya tiba-tiba bergaya hidup lebih mewah.

“Baru kerja tapi sudah bawa iPhone dan kelihatan banyak uang,” ungkap seorang warga yang mengenal pasangan tersebut, Senin (28/7/2025).

Karena merasa curiga, sang tunangan kemudian memancing pengakuan dari Dahlia. Akhirnya, Dahlia mengungkap adanya dugaan praktik tak senonoh yang dilakukan oleh bos konter tempat ia bekerja.

Baca Juga :  Setrika Korslet, Laundry di Sumenep Terbakar: Satu Pekerja Meninggal Dunia

Dalam pengakuannya, Dahlia menyebut Sugiono sering mengajak pegawai perempuan ke hotel dengan iming-iming uang, kenaikan gaji, hingga hadiah seperti ponsel mewah.

“Saya diajak ke hotel, katanya kalau nurut nanti dikasih uang dan iPhone,” ungkap Dahlia kepada tunangannya.

Tak hanya itu, Dahlia juga mengungkap bahwa Bunga, pegawai yang digantikannya, juga pernah mengalami perlakuan serupa.

Menurutnya, Bunga telah lebih dulu “didekati” oleh bos konter tersebut dengan bujuk rayu dan imbalan materi jika bersedia menjalin hubungan intim.

Tak lama setelah kabar ini mencuat, Bunga ikut buka suara. Kepada tunangan Dahlia, ia membenarkan seluruh pengakuan rekannya tersebut.

“Semua pegawai perempuan di sana hampir pernah diajak ke hotel. Bukan cuma saya atau Dahlia,” kata Bunga dalam keterangannya yang diterima redaksi dengan nada praduganya.

Bunga juga menduga bahwa perlakuan istimewa yang diterima Dahlia merupakan alasan utama dirinya diberhentikan. Ia mengaku sempat menolak ajakan Sugiono sebelum akhirnya digantikan.

“Karena saya nolak, lalu diganti dengan yang baru. Katanya lebih penurut,” lanjutnya.

Keterangan itu pun mengundang perhatian masyarakat sekitar. Warga merasa prihatin dan mendesak aparat penegak hukum turun tangan menyelidiki dugaan eksploitasi serta pelecehan seksual di tempat kerja tersebut.

“Kalau benar begitu, harus ditindak. Ini bisa jadi bentuk kekerasan seksual terselubung,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, seorang pegawai lain berinisial Mawar belum memberikan tanggapan atas isu yang beredar. Belum diketahui apakah Mawar juga mengalami perlakuan serupa dari atasan.

Baca Juga :  Komitmen Dispendukcapil Sumenep Wujudkan Tagline 'Bismillah Melayani' di Wilayah Kepulauan

Redaksi berupaya menghubungi Sugiono guna meminta klarifikasi. Namun hingga berita ini diturunkan, pewarta masih berusaha memperoleh kontak resmi yang bersangkutan.

Dugaan skandal di balik dinding konter HP ini menjadi tamparan keras bagi kondisi dunia kerja, khususnya di sektor informal di daerah.

Kasus ini mencerminkan lemahnya sistem pengawasan terhadap lingkungan kerja yang rawan terjadi penyalahgunaan wewenang dan pelecehan terhadap pegawai perempuan.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Apresiasi Penetapan Gus Dur dan Syaikhona Kholil Sebagai Pahlawan Nasional

Aktivis perlindungan perempuan di Sumenep turut menyatakan keprihatinannya. Mereka mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar segera bertindak.

“Kami khawatir kasus ini bukan satu-satunya. Harus ada langkah tegas,” tegas Siti Nurhasanah, pegiat perempuan di Madura.

Ia juga mendorong para korban untuk berani melapor agar kasus-kasus serupa tidak terus berulang.

“Kita dorong korban bicara dan melapor. Ini bentuk kekerasan berbasis gender yang tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Menurutnya, penting bagi setiap pekerja perempuan mengetahui hak-haknya di lingkungan kerja, termasuk hak untuk menolak tekanan dan bujukan bermuatan seksual.

“Lingkungan kerja harus aman, bukan tempat pelecehan,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian. Namun, informasi yang beredar luas di masyarakat mendorong sejumlah pihak mempertimbangkan jalur hukum.

Kasus ini diharapkan menjadi momentum perbaikan sistem pengawasan dan perlindungan di tempat kerja, terutama di sektor informal seperti konter ponsel dan toko-toko kecil di Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM
QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara
Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:46 WIB

QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:29 WIB

PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Berita Terbaru