SUMENEP, nusainsider.com — Taman Bunga Sumenep bakal dipenuhi tawa riang dan semangat anak-anak pada 28 September 2025. Komunitas Kanca Pendidikan (KKP) Sumenep akan menggelar Festival Permainan Tradisional Tingkat SD/MI se-Kabupaten Sumenep memperebutkan Piala Bupati.
Festival ini menghadirkan ragam permainan tradisional penuh nilai kebersamaan, di antaranya salodor, engklek, bola bekel, dakon, kelereng, hingga tarik tambang.
Menariknya, seluruh siswa SD/MI di Sumenep dapat ikut serta secara gratis karena pendaftaran tidak dipungut biaya.
Ketua Panitia, Herli Wahyudi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bentuk nyata upaya melestarikan warisan budaya leluhur.
“Kami ingin anak-anak mengenal dan mencintai permainan tradisional yang sarat makna, melatih kekompakan, sportivitas, sekaligus menghidupkan kembali budaya yang hampir ditinggalkan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, festival ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar arti sportivitas, kerja sama, dan kegembiraan lewat permainan sederhana, namun menyimpan filosofi mendalam.
Pemilihan Taman Bunga Sumenep sebagai lokasi juga memberikan nuansa berbeda. Selain bernuansa rekreasi, tempat ini diyakini akan menambah semarak suasana dengan menghadirkan pengalaman edukatif dan menghibur bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
Dukungan penuh datang dari Bupati Sumenep, yang mendorong kegiatan tersebut agar menjadi agenda tahunan.
Harapannya, festival ini bukan hanya menjadi tontonan dan hiburan, tetapi juga simbol keberlanjutan budaya tradisional di tengah gempuran permainan modern.
Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat, Festival Permainan Tradisional ini diprediksi bakal menjadi salah satu agenda budaya paling ditunggu di Sumenep, sekaligus bukti nyata bahwa warisan leluhur tetap relevan, hidup, dan dicintai lintas generasi.
![]()
Penulis : Wafa
















