Bank BPRS Fasilitasi Rekening Khusus BUMDes Pangan, Dorong Desa Tangguh

Senin, 16 Juni 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kantor Bank BPRS Bhakti Sumekar sumenep

Foto. Kantor Bank BPRS Bhakti Sumekar sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Bank BPRS Bhakti Sumekar menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep untuk memperkuat peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih.

Kolaborasi ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi desa dan mempercepat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Direktur Utama Bank BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa ketahanan pangan harus dimulai dari desa.

“Bank BPRS siap menjadi mitra aktif dalam membangun ekosistem pangan berkelanjutan sesuai potensi tiap desa,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).

Sebagai langkah awal, BPRS Bhakti Sumekar membuka rekening khusus bagi BUMDes yang bergerak di sektor pangan untuk memudahkan akses pendanaan dan memperkuat kelembagaan.

“Rekening ini kami siapkan agar BUMDes lebih profesional dalam pengelolaan keuangan dan program ketahanan pangan,” tambah Fajar.

Kepala DPMD Sumenep, Moh. Anwar Syahroni Yusuf, menyampaikan bahwa program ini menyasar seluruh desa, termasuk di wilayah kepulauan seperti Sapeken, Arjasa, dan Kangayan, yang memiliki potensi besar di sektor pangan.

“Kami ingin desa-desa kepulauan memiliki akses yang sama terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Anwar.

Menurutnya, penguatan BUMDes sebagai pelaku ekonomi lokal sangat penting untuk mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan desa.

“BUMDes harus mampu mengelola lahan produktif, memanfaatkan hasil tani lokal, dan memperkuat distribusi pangan hingga pelosok,” tutup Anwar.

Loading

Baca Juga :  Mudik Gratis Bareng Bupati Sumenep di Sambut Baik Masyarakat Perantau

Penulis : Mif

Berita Terkait

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan
DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 22:34 WIB

Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK

Berita Terbaru