Ribuan Kiai dan Masyarakat Desa Bakal Doa Bersama ‘Rokat Jhelen’ Gapteng-Tamidung

Senin, 12 Juni 2023 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pada Rabu, 14 Juni 2023, Ribuan kiai dan masyarakat desa akan menggelar doa bersama yang bertajuk ‘rokat jhelen’ di Bukit Mentari, Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura.

Doa bersama ini dalam rangka memohon keselamatan bagi masyarakat yang setiap hari harus melintasi jalan penghubung Desa Gapura Tengah dengan Tamidung. Kondisi jalan yang rusak parah telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan mereka.

Doa bersama ini diharapkan berdampak besar karena akan dihadiri oleh puluhan ulama dan kiai terkemuka.

Baca Juga :  Duh! Alarm Tanda Bahaya Menggema Di Sumenep, DPUPR Dalam Masalah Besar Akibat Ini

“InsyaAllah banyak ulama dan kiai yang akan hadir dan turut berdoa,” ungkap Kyai Pandi, penanggung jawab kegiatan tersebut.

Kerusakan parah pada jalan penghubung tersebut telah menjadi perhatian masyarakat selama bertahun-tahun. Dengan doa bersama ini diharapkan para pemangku kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, terutama di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), terbuka hatinya dan segera menyelesaikan persoalan jalan yang telah lama dihadapi oleh masyarakat.

Menurut K Pandi, jalan yang rusak tersebut memiliki urgensi yang tinggi bagi masyarakat sekitar. Jalan ini merupakan akses utama dalam kegiatan sehari-hari, baik dalam bidang pendidikan, sosial-keagamaan, maupun ekonomi.

Baca Juga :  APBD Sumenep Habis Buat Hura-hura, Aktivis Anggaran Akan Hadiahkan Policy Breif ke Bupati

“Oleh karena itu, perbaikan jalan menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperbaiki mobilitas masyarakat,” papar dia.

Tokoh Masyarakat yang akrab K pandi ini berharap warga berbondong-bondong dapat hadir dalam doa bersama ini untuk bersama-sama memohon keselamatan dan perbaikan jalan yang sangat dibutuhkan.

“Kami berharap semua pihak dapat berpartisipasi dalam menjaga dan memperjuangkan kepentingan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB