Bappeda Sumenep Gandeng Mahasiswa Kawal Arah Pembangunan Daerah Berkeadilan

Minggu, 29 Juni 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah - Bappeda Kabupaten Sumenep (Kanan)

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah - Bappeda Kabupaten Sumenep (Kanan)

SUMENEP, nusainsider.com Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal agenda pembangunan daerah, terutama dalam masa transisi perencanaan strategis jangka menengah.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan elemen penting dalam pembangunan. Mereka dinilai sebagai agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menyumbangkan pemikiran kritis demi kemajuan daerah.

“Mahasiswa merupakan aset berharga bagi pembangunan. Oleh karena itu, partisipasi aktif mereka sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan Sumenep,” ujar Arif saat menjadi narasumber Kongres VI Aliansi BEM Sumenep di Institut Kariman Wirayuda (INKADHA), Minggu (29/6/2025).

Arif menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sumenep sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang tengah dibahas bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD.

Baca Juga :  Trans Jatim Jadi Model Nasional, Lia Istifhama: Inovasi Khofifah yang Menyentuh Rakyat

RPJMD tersebut akan menjadi arah strategis pembangunan Sumenep dalam lima tahun mendatang.

“Saya berharap mahasiswa dapat memahami arah pembangunan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten. Mereka perlu mengetahui prioritas pembangunan Sumenep dalam lima tahun ke depan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa ide, masukan, dan bahkan kritik dari kalangan mahasiswa sangat bermanfaat dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  BumDes Dungkek Disorot, Pembangunan Wisata Bukit Kalompek Tak Kunjung Selesai

Menurutnya, mahasiswa harus memahami dan mengikuti arah pembangunan agar bisa menjadi pengawal sekaligus mitra kritis yang konstruktif. Tidak sekadar mengkritisi, tetapi juga memberikan solusi dan kontribusi nyata dalam proses pembangunan.

“Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Mahasiswa bisa jadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang riil,” imbuh Arif.

Keterlibatan mahasiswa juga dinilai dapat memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan daerah. Semakin aktif peran mahasiswa, semakin kuat pula kontrol publik terhadap pelaksanaan program-program pembangunan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berdialog dan ikut dalam proses pembangunan daerah,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB