Berkat Program Upland, Petani di Pasongsongan Senyum Bahagia karena Hasil Panennya Memuaskan

Rabu, 13 September 2023 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kelompok wanita tani (KWT) putri ayu desa Campaka kecamatan Pasongsongan sumenep panen bawang merah varietas rubaru.

Diketahui, Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan tanaman hortikultura musiman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga merupakan tanaman sayuran semusim, berumur pendek dan diperbanyak baik secara vegetatif menggunakan umbi, maupun generatif dengan biji (TSS=True Shallot Seed).

Pada umumnya bawang merah dikonsumsi setiap hari sebagai bumbu masakan, dan juga dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk menurunkan suhu panas orang sakit.

Baca Juga :  KWT Putri Bumi Maksimalkan Perawatan dan Panen Bawang Merah di Lahan Miliknya

Suhainiyah, ketua Kwt putri ayu mengucapkan banyak terimakasih kepada Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) sumenep telah membantu bibit bawang merah varietas rubaru secara gratis.

Selain itu hasil panen dan penjualan bawang merah tidak dikembalikan ke pemerintah melainkan di pakai bibit sebagian untuk ditanam kembali.

“Saya bersyukur panen perdana bawang merah cukup bagus. Mudah-mudahan kedepan hasilnya panennya jauh meningkat dari sekarang,” ucapnya.

Bahkan, Dia mengakui, petani diwilayahnya yang mengembangkan budidaya tanaman bawang merah masih kurang pengalaman dibanding dengan petani di kecamatan rubaru bahkan jawa atau daerah sentra bawang di Indonesia.

Baca Juga :  Bersama BKKBN, Lanud Sam Ratulangi Gelar Bakti Sosial Percepatan Penurunan Stunting

“Kami mengakui Masing-masing petani mengalami kesulitan menanam bawang merah. Tapi dengan mengikuti pelatihan dan pendampingan langsung dari DKPP melalui Balai Penyuluh pertanian di daerahnya, semuanya bisa diatasi dan diarahkan,” jelasnya.

Meskipun budidaya tanaman bawang merah yang dikembangkan petani di wilayahnya terbilang masih baru, tetapi hasil panen cukup memuaskan mencapai enam sampai tujuh ton per-hektare bahkan lebih.

Lagi-lagi ini berkat program upland project 2023 di wilayahnya yang masuk sejak tahun sebelumnya, terimakasih bapak bupati dan bapak kadis”, tutupnya.

Loading

Berita Terkait

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terbaru