BMPS Geruduk Kantor Pemkot Bekasi Bawa Tuntutan Ini

Minggu, 25 Juni 2023 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, nusainsider.com Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi menggeruduk Pemkot Bekasi dalam rangka menyampaikan tuntutan agar Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Bekasi bisa merealisasikan jumlah rombongan belajar (Rombel) di SMP Negeri agar sesuai dengan standar pendidikan nasional yang ada, yakni 32 siswa per-kelas.

Massa juga mendesak Kepala Disdik Kota Bekasi dan Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menandatangani komitmen agar jumlah rombel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bappeda Sumenep

Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly membenarkan adanya aksi demo tersebut. Kedatangan BMPS ke Pemkot Bekasi tidak lain untuk menuntut agar jumlah rombelnya dikembalikan menjadi 32 siswa.

Baca Juga :  Gubernur Sulut Berhasil Meraih Penghargaan Pembina K3 Dari Kementerian Ketenagakerjaan

“Selama 9 tahun kami kawal hal ini, dimana jumlah rombelnya selalu dilanggar secara prosedur. Seharusnya diisi 32 siswa, tapi pada kenyataannya diisi sebanyak 42, 48 bahkan sampai 50 siswa per rombelnya dan ini sudah menyalahi aturan yang ada,” tegas Ayung melalui sambungan telepon, Jumat (23/6/2023).

Dijelaskannya pula, saat ini keberadaan Unit Sekolah Baru (USB) SMP negeri yang menggunakan bangunan SD negeri yang sudah ditutup, luas ruang kelasnya jika dipergunakan, juga tidak sesuai aturan yang ada.

“Kenyataannya, USB SMP negeri dengan menggunakan bangunan SD yang sudah ditutup juga menyalahi aturan. Dimana dalam setiap rombelnya diisi lebih dari 40 siswa dan hal ini sangat sesak sekali,” akunya.

Selain itu, sambung Ayung, baik Disdik maupun Pemkot Bekasi tidak mau menandatangani pernyataan sikap terkait jumlah rombelnya agar dikembalikan menjadi 32 siswa per kelas.

“Mereka tidak mau menandatangani pernyataan dari tuntutan yang BMPS Kota Bekasi ajukan agar rombelnya dikembalikan menjadi 32 siswa,” paparnya.

Baca Juga :  Momongan Terbaru, Tasyaquran dan Aqiqah Jadi Momen Spesial di Keluarga Arfah Amiruddin

Terkait hal tersebut, Ayung menegaskan, BMPS Kota Bekasi akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak.

“BMPS Kota Bekasi akan kembali melakukan aksi serupa dalam waktu dekat dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi,” katanya.

Ayung juga menkhawatirkan jika setiap rombel di SMP negeri diisi melebihi ketentuan yang ada. Selain proses pembelajaran yang tidak maksimal, siswa juga bisa beralih kepada hal-hal yang negatif.

Baca Juga :  Terapkan Disiplin Sekolah, Babinsa Koramil Sanankulon Ajarkan Peraturan Baris Berbaris

“Yang kami khawatirkan, jika setiap rombelnya melebihi kapasitas atau aturan yang telah ditetapkan, maka proses pembelajarannya bisa tidak maksimal karena penuh sesak,” pungkasnya.

Loading

Berita Terkait

BEM UPI Sumenep Desak Rektor Mundur, Ungkap Dugaan Pungli dan SOP Dosen Bermasalah
Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
STITA EXPO 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Pelajar Sumenep Adu Bakat dan Prestasi
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri
banner 325x300

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:31 WIB

BEM UPI Sumenep Desak Rektor Mundur, Ungkap Dugaan Pungli dan SOP Dosen Bermasalah

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:19 WIB

STITA EXPO 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Pelajar Sumenep Adu Bakat dan Prestasi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:41 WIB

Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri

Berita Terbaru