Bukan Hanya di Rubaru, Tanaman Bawang Merah juga dilakukan Petani di Desa ini

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pendampingan penanaman Bawang Merah di kecamatan Ambunten

Foto. Pendampingan penanaman Bawang Merah di kecamatan Ambunten

SUMENEP, nusainsider.com Babinsa Koramil 0827/10 Ambunten Kopka Ahmad Yulianto membantu petani melakukan perawatan tanaman bawang merah.

Perawatan meliputi proses dangir seluas 1 hektare yang berada di Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep. Kamis (2/5/2024).

Babinsa Bantu Perawatan Tanaman Bawang Merah Agar mendapatkan Hasil yang Maksimal.

Koptu Ahmad Yulianto mengatakan pemilihan penanaman bawang merah ini sendiri dilakukan setelah panen padi.

Baca Juga :  Agus Dwi Saputra, 57 Sekolah Belum Memiliki Kepala Sekolah. Berikut Alasannya

“Para petani disini mulai menanam bawang, pasalnya sudah mau memasuki kemarau,” ujarnya.

Menurutnya, harga bawang merah di wilayah Sumenep, saat ini tergolong cukup bagus.

Namun, untuk saat ini jarang yang menanam bawang merah, karena sebagian petani masih menanam padi.

“Harga bawang merah di tingkat petani masih cukup bagus sekitar Rp 40 ribu per kilogram,” kata Kopka Yulianto.

Kopka Ahmad Yulianto mengatakan, harga bawang merah Rp 40 ribu di tingkat petani, tergolong harga sedang.

Pasalnya, biaya produksi tiap tahun selalu naik, akibat naiknya harga obat, sewa lahan dan upah buruh tani.

“Harga tersebut termasuk sedang, mudah-mudahan ini jadi penyemangat bagi petani”, Harapnya

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB