Bupati Fauzi Beri Tunjangan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.225 Guru Ngaji

Jumat, 14 November 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penyaluran Tunjangan Guru Ngaji secara Simbolis oleh Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo.

Foto. Penyaluran Tunjangan Guru Ngaji secara Simbolis oleh Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, secara resmi menyalurkan Tunjangan Kehormatan Guru Ngaji di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (14/11/2025).

Program ini menjadi bentuk perhatian dan penghargaan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam pendidikan moral dan keagamaan masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.225 guru ngaji ditetapkan sebagai penerima tunjangan. Sebanyak 300 guru ngaji menerima secara simbolis sebagai perwakilan dari total penerima yang tersebar di berbagai kecamatan.

Setiap guru ngaji memperoleh tunjangan sebesar Rp1.200.000, ditambah dukungan berupa pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun.

Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik nonformal.

Baca Juga :  Kontraktor Babur Rahman Sebut Rusaknya Plafon Ruangan SDN Pamolokan III Sudah Sesuai RAB

Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa pemberian tunjangan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberdayakan para guru ngaji.

Menurutnya, guru ngaji memiliki peran vital dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pemerintah Kabupaten Sumenep berkewajiban hadir memberikan perhatian, karena jasa mereka sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap program ini dapat meningkatkan motivasi para guru ngaji dalam menjalankan tugas mulia, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Sumenep.

Pemerintah berencana menjadikan program ini sebagai langkah berkelanjutan dalam memastikan pendidikan berbasis nilai keagamaan tetap kuat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Lia Istifhama Turun Langsung, Tekankan Pentingnya APAR dan Jalan Akses di Kawasan Padat

Salah satu penerima asal Pagerungan Kecil, Mohammad Ikram, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran pemerintah lebih berarti daripada besaran dana yang diterima.

“Bukan soal dananya, tetapi tentang kehadiran pemerintah terhadap guru ilmu agama,” ungkapnya.

Daftar Penerima Simbolis Tunjangan Kehormatan Guru Ngaji 2025

  1. Ambunten : KH. Muhammad Mahally Thoha (Desa Tambaagung Barat)
  2. Batang-batang : K. Rasidi (Desa Legung Barat)
  3. Batuan : KH. Mastur (Desa Babbalan)
  4. Batu Putih : KH. Syarbini (Desa Batu Putih Laok)
  5. Bluto : K. Hanif Zayyadi (Desa Kapedi)
  6. Dasuk : K. Muhtar (Desa Kecer)
  7. Dungkek : K. Basri (Desa Bicabi)
  8. Ganding : Ust. Eko Ali Masykur (Desa Ganding)
  9. Gapura : Ust. Marwi
  10. Gili Genting : —
  11. Guluk-Guluk : KH. Moh. Lutfi (Desa Payudan Daleman)
  12. Talango : KH. Iftahol Arifin (Desa Gapurana)
  13. Sapeken : Ust. Mohammad Ikram (Desa Pagerungan Kecil)
  14. Lenteng : KH. Ach. Fauzan (Desa Lenteng Barat)
  15. Kota : K. Sumarhum (Kelurahan Pangarangan)
  16. Pasongsongan : K. Juhri (Desa Prancak)
  17. Manding : K. Fauzan (Desa Tenunan)
  18. Kalianget : K. Lagiman (Desa Kalianget Timur) kondisional karena kesehatan
  19. Rubaru : K. Masrawi (Desa Pakondang)
  20. Pragaan : Ny. Fifi Sofiati Afifiyah, S.Fil (Desa Pragaan Laok)
  21. Saronggi : K. Zainol Arifin (Desa Tanjung)

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru