SUMENEP, nusainsider.com — Malam kelima Pagelaran Madura Culture Festival (MCF) #3 semakin semarak dengan kehadiran Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H yang menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stand pameran pembangunan di GOR A. Yani, Senin (1/9/2025) malam.
Tepat pukul 19.51 WIB, Bupati Fauzi didampingi Plt Sekda Sumenep Syahwan Effendi mengunjungi stand Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Keris itu disambut hangat jajaran pegawai dinas terkait serta pengunjung yang turut meramaikan arena pameran.
Dalam kunjungannya, Bupati Fauzi tampak meninjau langsung berbagai layanan informasi yang disediakan Disperkimhub, termasuk program pembangunan perumahan, layanan kepelabuhanan, serta sistem digital yang tengah dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi perhubungan dan perizinan bangunan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Yayak Nur Wahyudi, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam pameran pembangunan ini merupakan upaya memperkenalkan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Pameran ini menjadi momentum untuk menunjukkan kepada masyarakat mengenai apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukan pemerintah daerah dalam bidang perumahan, permukiman, maupun transportasi. Kami ingin masyarakat semakin tahu bahwa layanan publik kini bisa diakses dengan lebih mudah dan transparan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yayak sapaan akrabnya menambahkan bahwa stand Disperkimhub juga menampilkan sejumlah inovasi layanan, seperti percepatan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP), dan pelayanan kepelabuhanan berbasis digital.
Semua ini, kata dia, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel.
Dengan adanya partisipasi aktif ini, kami berharap masyarakat tidak hanya menikmati hiburan budaya, tetapi juga memperoleh informasi berharga terkait pembangunan daerah.
“kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan berinovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Semoga keberadaan stand ini bisa bermanfaat luas,” Tutupnua Yayak Nur Wahyudi.
Bupati Fauzi dalam kesempatan itu juga mengapresiasi kreativitas serta kerja keras jajaran Disperkimhub.
Ia menegaskan pentingnya kehadiran instansi teknis di tengah masyarakat melalui media pameran semacam ini.
“Pameran pembangunan bukan hanya hiburan, tapi wadah edukasi bagi masyarakat. Stand dari OPD harus bisa memberi manfaat nyata, memberikan informasi yang mudah dipahami, dan tentu mendekatkan pelayanan kepada warga,” ungkap Bupati Fauzi.
Pantauan Media nusainsider.com, Suasana stand Disperkimhub malam itu tampak ramai dengan masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang layanan pemerintah.
Beberapa pengunjung terlihat aktif berdialog dengan petugas mengenai program bantuan perumahan, tata ruang, hingga jadwal kapal penyeberangan yang ditampilkan secara digital di layar informasi.
Pameran pembangunan dalam rangka Madura Culture Festival #3 sendiri berlangsung sejak 28 Agustus hingga 3 September 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, serta instansi vertikal yang menampilkan capaian pembangunan dan inovasi pelayanan publik.
![]()
Penulis : Wafa

















