Bupati Sumenep ; Pencitraan Dan Catatan Perjuangan

- Pewarta

Jumat, 21 Juli 2023 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENCITRAAN DAN PERJUANGAN

Catatan ; Toifur Ali Wafa

nusainsider.com Akhir-akhir ini, Aktivis PMII Dan HMI Getol menyoroti Kepemimpinan Bupati Dan Wakil Bupati Sumenep (Fauzi-Eva) yang dinilai tidak memberikan dampak positif bagi pembangunan, infrastruktur, Kesehatan, kesejahteraan Petani Dan Nelayan, Manipulasi Data Kemiskinan serta hal lain yang bisa di searching di kolom Google.

Sikap kritis Mahasiswa inilah yang kemudian mampu menyeimbangkan ketidakstabilan suasana Kota sumenep yang dihantam Pencitraan Dan Perjuangan. Baik pencitraan yang dipoles oleh Bupati Sendiri atau Oknum-oknum yang berada dibawah Kendali Bupati serta perjuangan murni yang dikibarkan oleh aktivis sumenep PMII Dan HMI.

Baca Juga :  Sulaisi Abdurrazaq ; Polisi Brengsek Dan Rokok Ilegal

Tak heran, jika mayoritas aktivis menyebut Sumenep sebagai kota ‘sakti’, sebab manipulasi data kemiskinan disulap sedemikian rupa untuk alat ‘Mengelabuhi’, lalu siapa kira-kira yang mengambil keuntungan diwilayah ini serta siapa pemeran Utama konsep Ini?

Diakun-akun Tiktok, Bupati Fauzi sering melakukan pencitraan hingga lupa cara meningkatkan taraf hidup masyarakat, baik daratan maupun kepulauan.

Sumenep sebagai kota dengan luas wilayah keseluruhan mencapai 2,093.46 km2, terdiri dari 27 wilayah kecamatan, 334 desa/kelurahan, 126 Pulau, dengan jumlah penduduk 1.135.903 itu terdapat 512ribu lebih penduduk miskin. Hal tersebut mestinya menjadi prioritas bupati sumenep guna mengurangi angka kemiskinan yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Dua Kali di Demo Aktivis PMII Sumenep, Bupati Enggan Mengomentari. Ada Apa?

Sehingganya, paradigma kritis transformatif mahasiswa tidak hanya sekedar teori, akan tetapi diimplementasikan pada Bobroknya 3 tahun kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati sumenep yang saat ini getol disuarakan di gedung mewah Bupati.

Tulisan ini murni sebagai pengejawantahan dari sikap dua Organisasi Besar PMII Dan HMI yang saat ini masih komitmen mengawal kebijakan Bupati dan Wakil Bupati sumenep yang dinilai gagal Membangun Sumenep secara Komprehensif.

Tentunya, saya meyakini, gerakan-gerakan serta sikap kritis mahasiswa ini akan kembali digaungkan di halaman kantor Bupati Sumenep hingga mereka menemukan titik terang Arah kepemimpinan Bupati Sumenep seperti apa.

Baca Juga :  Karya Tanpa Batas ; Ma'ruf Maulana Sisir Anak Yatim Madura Dari Daratan Hingga Kepulauan

Event-event yang sifatnya ceremonial dan tidak memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sumenep secara umum, harusnya di evaluasi dan ditinjau ulang. Sebab sejak event Sumenep Visit Years 2019 Hingga Sumenep Masa Kejayaan 2023 hanya pemanis buatan yang membuang-buang anggaran dengan dalih peningkatan UMKM Lokal.

Menurut Anda, Apa saja Hasil Kerja 3 Tahun Kepemimpinan Bupati Dan Wakil Bupati Sumenep?

Loading

Berita Terkait

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik
Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya
Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa
di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini
Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara
Bukti Implementasi Jatim CETTAR, Ning Lia Sebut Bus Jatim Multiplier Effect

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:59 WIB

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:41 WIB

Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:17 WIB

di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:38 WIB

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:05 WIB

Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:57 WIB

Bukti Implementasi Jatim CETTAR, Ning Lia Sebut Bus Jatim Multiplier Effect

Minggu, 2 Juni 2024 - 17:30 WIB

45 Kader Digital Sumenep Ikuti Bimbingan Kader Digital Desa di Jakarta

Berita Terbaru