Chainur Rasyid Sebut Pekerjaan Petani, Peluang Bisnis Modern Yang Menjanjikan

Selasa, 12 Maret 2024 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kabupaten Sumenep

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, mengajakan kepada anak muda untuk turut serta mengembangkan sektor pertanian.

Pertanian menyimpan peluang besar yang harus dimanfaatkan, khususnya oleh generasi muda, “kata chainur Rasyid kepada media ini, Selasa, 12 Maret 2024.

Kini saatnya anak muda Sumenep memanfaatkan pasar yang luas di sektor pertanian. Media sosial dapat menjadi salah satu alat efektif untuk mempromosikan produk pertanian.

Menurutnya, paradigma terhadap profesi petani telah berubah, tidak lagi dianggap sebagai pekerjaan yang kumuh dan terbatas. Kemajuan teknologi, terutama penggunaan tenaga mesin dalam pengolahan sawah, membuka peluang baru bagi generasi muda untuk terlibat aktif.

“Dengan adanya tenaga mesin, petani bukan lagi dianggap kumuh dan kotor. Anak muda Sumenep harus berani mengambil peran ini dan tampil dengan karya pertanian,” jelasnya.

Baca Juga :  Berada di Posisi ketiga Suara Tertinggi DPD RI, Lia Istifhama Dapat Doa Restu Dari Banyak Pihak

Chainur Rasyid mengajak generasi muda Sumenep untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai peluang untuk berinovasi di bidang pertanian. DKPP berjanji untuk selalu memberikan dukungan kepada mereka yang berkomitmen dan berhasil menciptakan karya yang bernilai.

“Inovasi dan kreativitas anak muda Sumenep di dunia pertanian sangat kami apresiasi. DKPP siap memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan agar mereka semakin bersemangat berkarya,” tegas Inung sapaan akrabnya.

Menurutnya, anak muda Sumenep dapat melihat pertanian bukan hanya sebagai pekerjaan tradisional, tetapi juga sebagai peluang bisnis modern yang menjanjikan.

“Jika istiqomah di dunia pertanian insyaallah akan sukses,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan
Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai
Fatayat NU Masalembu Konsisten Berbagi, Santunan Anak Yatim Jadi Ikhtiar Raih Keberkahan
Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02 WIB

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:25 WIB

Fatayat NU Masalembu Konsisten Berbagi, Santunan Anak Yatim Jadi Ikhtiar Raih Keberkahan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Berita Terbaru