JATIM, nusainsider.com —- Ucapan Selamat dan Sukses untuk kemenangan Dr Lia Istifhama Sebagai Dewan Perwakilan daerah republik Indonesia (DPD RI) mulai bermunculan sejak rekapitulasi Tingkat Provinsi diselenggarakan hingga saat ini, Minggu 10 Maret 2024.
Pasalnya, selain ucapan selamat dari berbagai Partai politik, Organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan juga pejabat penting wilayah jawa dan bahkan luar negara ikut menyambut baik kemenangan tokoh perempuan inspiratif asal Jawa timur yang akrab disapa Ning Lia.
“Congratulations on your election campaign, I saw from the results that you are doing very well. Wishing you all the best (red. Selamat atas kampanye pemilu anda, saya melihat dari hasil yang anda lakukan dengan sangat baik. Semoga sukses), ” Pesan singkat dari Tom Coghlan, Sekretaris Satu (Bidang Politik) Kedutaan Besar Australia, mendarat diterima oleh Dr. Lia Istifhama, keponakan Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.
Bukan tanpa alasan, Kedubes Australia selama ini memang memberikan atensi kepada calon pemimpin di Indonesia. Banyak program kemitraan yang dibangun mereka untuk memberikan motivasi sekaligus memperkuat kapabilitas para generasi muda bangsa ini.
Salah satunya adalah acara ‘Informal networking event with young Indonesian political leaders networking’ (red, acara networking informal dengan networking para pemimpin politik muda Indonesia’), yang digelar oleh Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Steve Scott, pada 7 Maret 2024.
Acara tersebut disampaikan oleh Tom Coghlan kepada Ning Lia, keponakan Khofifah yang disebut-sebut sudah pasti masuk 4 besar calon senator atau DPD RI.
“If you are in Jakarta this week I just wanted to let you know that on Thursday evening our Deputy Ambassador will be hosting this event at his residence in Senopati. It would be great to have you there if you are free to join us. Hope to see you there,’ begitu keterangan dari Mr. Tom, namun saya terpaksa berhalangan karena tanggal 7 Maret adalah hari terakhir rekapitulasi suara tingkat Propinsi Jawa Timur, sehingga amanah suara pemilih harus saya kawal sampai tuntas,” terang Lia.

Namun meski berhalangan, Ning Lia menyampaikan rasa syukurnya atas motivasi dari pihak Kedubes Australia kepada generasi muda Indonesia.
“Saya sangat bersyukur karena Kedubes Australia sangat memberikan atensi bagi kaum muda untuk terus mengambil ruang publik dan menyiapkan diri sebagai calon pemimpin bangsa ini. Dan yang patut digarisbawahi adalah bahwa mereka hadir dengan tawaran program yang secara nyata membentuk kapabilitas calon pemimpin. Dengan sederhana, proses kepemimpinan harus dilalui, jangan dengan cara instan tanpa kesadaran bahwa ‘amanah itu berat’,” ujarnya.
Aktivis perempuan yang dikenal sebagai akademisi, musisi, dan juga motivator tersebut layak bersyukur. Betapa tidak? Ia juga panen ucapan dari Tokoh Perempuan Malaysia dan Thailand.
Diantaranya yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Malaysia, Dra. Mimin Mintarsih.
“Selamat dan sukses kagem Ning Lia, keponakan ibu Gubernur Jatim (Khofifah, red.). semoga ning Lia bisa terus berkiprah secara positif dan luar biasa seperti yang dicontohkan bu Khofifah,” pesan Mimin, di tengah acara acara Isra’ Mi’raj di kantor PCI Muslimat NU Malaysia (3/3/2024).
Selain itu, juga terdapat statement apresiasi dari Tokoh Pendidikan Thailand, Amina Chuma, M.ed., MM., pendiri Pesantren Darul Hikmah, propinsi Narawith, Thailand.
Alhamdulillah dan selamat untuk ning Lia Istifhama. Semoga saat di senayan, niat baik ning Lia selalu terjaga. Niat baik mengangkat peran perempuan dan menyemangati kaum muda lainnya untuk terus berproses politik secara baik.
Didampingi Farida, pengurus Muslimat Bojonegoro, Amina juga mendoakan kesukseskan Khofifah. “Karena bu Khofifah maju lagi dalam Pilgub Jatim, maka saya dan teman-teman di Thailand turut berdoa dan berharap kelancaran untuk proses bu Khofifah sebagai Gubernur lagi,” pungkasnya.
MasyaAllah, luar biasa bukan? Doa dan harapan kepada Khofifah dan Lia Istifhama dari berbagai tokoh lintas negara.
Ning Lia, sapaan akrabnya menambahkan, bahwa pihaknya pernah berjumpa langsung dengan Mr. Tom, tepatnya 10 Februari 2023 lalu.
“Saat itu saya dengan teman saya, ketua Pertani HKTI Lamongan, berbincang langsung dengan Mr. Tom dan Mrs. Fiona Hoggart, Konjen Australia. Saat itu kami berbicara terkait Gerakan aktivis perempuan karena menjelang International Women’s Day,” katanya.
Yang pasti, kita semua dapat mengetahui bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Australia telah berjalan baik, diantaranya melalui kerja sama IA-CEPA atau Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement.
Yang saya ketahui dari berbagai informasi, bahwa kerjasama atau kemitraan terlihat dalam beberapa aspek, seperti pengembangan aktivitas sosial generasi muda dan perempuan,” tambahnya.
Lia juga mengingat kala itu itu Mrs. Fiona Hoggart yang fasih berbahasa Indonesia, menyampaikan pentingnya membangun kemandirian dalam berkarya dan kemampuan dalam literasi keuangan.
“Perempuan harus memiliki semangat untuk tetap mandiri dalam berkarya, termasuk bagi perempuan pelaku UMKM, harus memiliki keyakinan bahwa produknya diterima masyarakat. Namun kemampuan literasi pengelolaan keuangan pun menjadi inddikator penting yang tidak boleh dilewatkan,” tandas Lia.
![]()
Penulis : Fawaid
Editor : Ali Wafa
















