Dekat Rumah Anggota DPRD, Jalan Bragung–Prancak Rusak Lama Tak Diperbaiki

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Jalan rusak di desa Bragung-prancak kecamatan Guluk-Guluk Sumenep

Foto. Jalan rusak di desa Bragung-prancak kecamatan Guluk-Guluk Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Kerusakan infrastruktur jalan di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk menuju Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga kini belum juga diperbaiki.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang setiap hari dilalui masyarakat.

Ironisnya, jalan yang rusak itu berada tidak jauh dari rumah asal salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Meski sudah lama menjadi keluhan warga, hingga saat ini belum ada tindak lanjut perbaikan dari pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan warga, sejumlah titik di ruas jalan tersebut terlihat berlubang dan mengalami kerusakan cukup parah. Ketika hujan turun, lubang-lubang itu tertutup genangan air sehingga menyulitkan pengendara untuk menghindarinya.

Baca Juga :  Kuda Terbang Arya Joko Tole Kembali Melintas: Mega Remmeng Hidupkan Kembali Kejayaan Sumenep

Kondisi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Bagi warga sekitar, jalan Bragung–Prancak bukan sekadar penghubung antarwilayah. Jalur tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas pekerja, distribusi hasil pertanian hingga akses pelajar menuju sekolah.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah pemuda setempat meminta agar aspirasi masyarakat dapat disuarakan oleh wakil rakyat, khususnya anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB.

Salah satu pemuda setempat, Faynani, menuturkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah lama menjadi perhatian warga, namun hingga kini belum ada langkah perbaikan yang nyata.

“Jalan ini sangat vital bagi warga. Banyak yang melintas setiap hari untuk bekerja, membawa hasil pertanian, sampai anak-anak berangkat sekolah. Jadi kerusakannya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Faynani, Jumat (13/3/2026).

Ia menekankan bahwa kerusakan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. Terlebih ketika hujan turun, lubang di jalan tertutup air dan sulit terlihat oleh pengendara.

“Kalau hujan, lubangnya tertutup air. Pengendara kadang tidak tahu ada lubang. Ini yang sering membuat orang kaget dan hampir terjatuh,” katanya.

Faynani menambahkan bahwa warga tidak menuntut hal berlebihan. Mereka hanya berharap akses jalan yang digunakan setiap hari dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah.

“Karena ini juga kawasan asal salah satu anggota dewan, kami berharap aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan. Minimal disampaikan agar perbaikan jalan menjadi prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan jalan juga sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.

“Kalau jalannya bagus, mobilitas warga lebih lancar. Pengangkutan hasil pertanian juga lebih mudah, dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama wakil rakyat dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut agar kerusakan jalan tidak semakin parah.

“Harapan kami sederhana. Semoga ada solusi agar jalan ini bisa segera diperbaiki. Karena ini akses yang dipakai warga setiap hari,” harapnya

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Berita Terbaru