Demonstrasi Depan DPR RI Ricuh, Massa Tuntut Turunkan Pemerintah hingga Bubarkan DPR

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Massa aksi Di depan Gedung DPR RI, Senin 25 Agustus 2025.

Foto. Massa aksi Di depan Gedung DPR RI, Senin 25 Agustus 2025.

JAKARTA, nusainsider.com Ratusan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025). Massa mulai berdatangan sekitar pukul 11.00 WIB dan memadati Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Ketegangan meningkat ketika sekitar pukul 12.40 WIB aparat kepolisian terpaksa memukul mundur massa dengan water cannon.

Tindakan itu dilakukan setelah demonstran bergeser dari gerbang utama DPR di Jalan Gatot Subroto menuju gerbang Pancasila di belakang kompleks parlemen.

Baca Juga :  Bukti Semangat Tanpa Batas, Yessy Lulus Hukum dengan Predikat Membanggakan

Dalam siaran pers yang diunggah akun @gejayanmemanggil, demonstran menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya.

  1. Mendesak agar Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diturunkan
  2. Membubarkan Kabinet Merah-Putih, serta membubarkan DPR RI.
  3. Menolak proyek penulisan ulang sejarah Indonesia.
  4. Menuntut penangkapan dan pengadilan terhadap politisi Fadli Zon atas pernyataannya terkait tragedi pemerkosaan massal 1998
  5. Menolak Rancangan Kitab Hukum Undang-Undang Anti-Pemerasan (RKHUAP).
  6. Menuntut keterbukaan gaji anggota DPR, pembatalan tunjangan rumah
  7. Gagalkan rencana kenaikan gaji anggota dewan.
Baca Juga :  IKA PMII Sumenep Gelar Khotmil Qur’an dan Bukber, Satukan Alumni Lintas Generasi

Isu kenaikan gaji itu kemudian dibantah oleh Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir. Ia menegaskan, yang disesuaikan bukan gaji pokok, melainkan tunjangan perumahan.

“Anggota DPR tidak lagi difasilitasi rumah dinas, sehingga akan diganti tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan,” ujarnya.

Menanggapi protes publik, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memilih santai. Ia meminta masyarakat melihat peran DPR secara utuh.

“Jangan hanya melihat gaji. DPR punya fungsi penting dalam negara,” kata Sahroni.

Demonstrasi ini menjadi salah satu aksi besar yang menyoroti berbagai kebijakan DPR dan pemerintah dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :  Solusi Perbankan Praktis, Bank BNI 46 Luncurkan Aplikasi Terbaru. Ini Keunggulan dan Aplikasinya

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar Gedung DPR untuk mengantisipasi adanya gelombang aksi susulan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama
Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Berita Terbaru