Diduga Milik Anggota DPRD Jatim Asal Sumenep, Proyek P3-TGAI Desa Batuputih Dikerjakan Asal-asalan

Kamis, 30 Januari 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Proyek pembangunan saluran Irigasi di Areal persawahan Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, dengan nominal Anggaran sekitar Rp 195 juta Diduga Menjadi Bancakan Pemberi (Anggota DPRD Jatim) dan Penerima (Kelompok Masyarakat-Pokmas).

Pasalnya, diduga kuat pengerjaan proyek program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) dikerjakan asal-asalan, sehingga proyek plengsengan tersebut sudah rusak padahal baru selesai sekitar 2 Bulan dari Pekerjaan selesai.

Padahal, P3TGAI merupakan salah satu program yang mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional untuk Indonesia Emas 2045.

Andriyadi salah satu warga setempat mengatakan, bahwa kondisi proyek plengsengan tersebut jauh dari sempurna. Bahkan, banyak yang sudah rusak.

Baca Juga :  Tangisan Langit Tandai Peresmian Monumen Keris Arya Wiraraja di Sumenep, Fadli Zon Apresiasi Kepemimpinan Achmad Fauzi

“Untuk membuktikan proyek dikerjakan abal-abal tidak harus mendatangkan ahli. Dilihat secara kasatmata saja sudah nampak jika bangunan tersebut dikerjakan asal-asalan. Dan sepertinya tidak menggunakan semen,” Imbuhnya, Kamis 30/1/2025.

Menurutnya, terlihat jelas antara batu alam yang dibuat dinding saluran, dengan semen yang digunakan sebagai perekat nampak tidak menyatu. Terbukti, batu yang dipasang bisa dibuka menggunakan tangan.

“Semen yang sudah dipasang begitu diambil dan diremas seperti tanah. antara semen dan batu tidak menyatu. Sedangkan pekerja berusaha memberikan kulit luar agar kejelekan bangunan bisa tertutupi,” bebernya.

Andre sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya menilai, pelaksana proyek hanya untuk mencari keuntungan, bukan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Padahal, nilai proyek diperkirakan mencapai Rp 195 juta.

“Soal siapa yang mengerjakan, kami masih belum Tahu pasti Mas, dan Proyek P3-TGAI tersebut Entah dikerjakan kelompok masyarakat (Pok Mas) atau orang luar, masih kami telusuri,” Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pokmas P3A Desa Batuputih Laok, Sunarto belum bisa memberikan tanggapan meski Chat Whatsapp pewarta Terlihat Online.

Baca Juga :  Tegaskan Pengakuan UNESCO, Fadli Zon Sebut Kabupaten Sumenep sebagai Empu Keris Terbanyak di Dunia

Padahal, pewarta sudah berulang kali menghubungi melalui ponselnya juga tidak diangkat meski terlihat Berdering.

Diketahui, Program Padat karya P3-TGAI tersebut berasal dari Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum melalui pengajuan Anggota DPRD Jawa Timur Inisial (AZ) kepada Kelompok Tani dan Atau Pemakai Air.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB