Dies Natalis STAISAM ke-8: Pemuda Didorong Jadi Penjaga Moderasi

Rabu, 3 September 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Seminar nasional di Mojokerto.

Foto. Kegiatan Seminar nasional di Mojokerto.

MOJOKERTO, nusainsider.com Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis ke-8 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin (STAISAM) Mojokerto sukses digelar pada Minggu (31/8/2025).

Acara ini menghadirkan dua tokoh inspiratif, yakni Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, serta Prof. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag. (Prof. Inung), Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya.

Dengan mengusung tema “Tantangan Moderasi Beragama di Kalangan Muda di Era Disrupsi Digital”, seminar diikuti ratusan mahasiswa, dosen, dan tokoh masyarakat Mojokerto. Kehadiran dua narasumber sekaligus menambah bobot kegiatan akademik ini.

Dalam pemaparannya, Ning Lia menekankan pentingnya generasi muda sebagai penjaga keberlangsungan bangsa.

Baca Juga :  Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat, PK PMII Pragaan Gelar Peringatan Maulid Nabi

Ia menilai, bonus demografi Indonesia harus dimanfaatkan dengan membangun karakter pemuda yang kuat, moderat, dan memiliki empati sosial.

“Generasi muda harus mampu menentukan pilihan, apakah larut dalam arus digitalisasi yang kadang membawa dampak negatif, atau justru membangun moderasi dengan empati tinggi,” ujarnya.

Tak hanya menyampaikan gagasan, Ning Lia juga membacakan puisi berjudul “Ibu Pertiwi” sebagai refleksi kecintaannya terhadap tanah air.

Baca Juga :  Kasus CSR Migas dan APBDes Masuk Meja Hijau, KI Sumenep Mulai Ajudikasi

Melalui bait-bait puisi tersebut, ia menyuarakan keprihatinan sekaligus harapan agar generasi muda tidak melupakan jati diri bangsa.

Sementara itu, Prof. Inung menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan kunci menghadapi era disrupsi digital.

Menurutnya, percepatan teknologi membawa banyak perubahan sosial yang perlu direspon secara bijak agar tidak memicu konflik maupun perpecahan.

“Moderasi beragama bukan sekadar jargon, tetapi harus menjadi cara pandang hidup. Mahasiswa harus bisa memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Seminar ini mendapat respons positif dari para peserta. Antusiasme terlihat dari awal hingga akhir acara.

Baca Juga :  Kawakawa Squad dari Pulau Madura Sampaikan Manfaat Bermain PUBG Mobile, Simak Penjelasannya

Mereka berharap kegiatan serupa terus digelar demi memperluas wawasan, menguatkan karakter, serta menumbuhkan kesadaran moderasi beragama di kalangan pemuda Mojokerto.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional
Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:47 WIB

Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Berita Terbaru