Dipercaya Memimpin Dinkes P2KB, Drg Ellya Gerak Cepat Jalankan Perintah Bupati Sumenep

- Pewarta

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep kini sudah memiliki Kepala Dinas yang baru.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menunjuk Drg Ellya Fardasah sebagai Kadinkes yang baru.

Ada beberapa PR yang harus segera diselesaikan, diantaranya soal TBC dan stunting.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi saat memberikan sambutan pada acara pelantikan 7 OPD di Pendopo Keraton.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Pengendalian Penduduk dan KB Drg Ellya Fardasah mengatakan, pihaknya langsung tancap gas sesuai dengan arahan Bapak Bupati.

Pihaknya akan langsung mengambil langkah untuk mengatasi persoalan stunting dan TBC.

Pertama, penguatan di lingkungan dinas kesehatan baik dari sisi menejemen dan pelayanan.

Baca Juga :  Ramadhan ke-4, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Gelar Khotmil Qur'an

“Serta memunculkan inovasi-inovasi terkait stunting dan TBC baik di level DKP2KB dan semua Puskesmas,” kata Dr Ellya kepada nusainsider.com Kamis, 28 Maret 2024.

Selain itu, kata Dokter Ellya, perlu terobosan dan inovasi baru dalam mengentaskan stunting dan TBC. Kalau stunting saat ini menurun 2% (persen).

Dalam persoalan ini perlu kebersamaan atau gotong royong dan kolaborasi lintas sektoral untuk mewujudkan Sumenep bebas stunting dan TBC.

“Serta penguatan kolaborasi lintas sektor harus di perkuat sebagai mitra dalam program pelayanan kesehatan”, Jelasnya.

Semuanya di rangkum dalam Program layanan kesehatan yang terintegrasi,” Tambahnya.

PROFIL DRG ELLYA FARDASAH

Dokter Ellya Fardasah menjadi dokter gigi di Puskesmas Batang-Batang pada 2004 sampai 2011.

Kemudian, 2011 sampai 2017 dipercaya menjadi kepala Puskesmas Dungkek. Setelah itu, pada 2017 sampai 2018 diberi amanah menjadi kepala Puskesmas Pandian.

Dia juga pernah menduduki jabatan di Dinkes P2KB Sumenep. Sejak 2018 sampai tahun 2024 diberi amanah untuk menjabat sebagai kepala bidang kesehatan masyarakat (kesmas).

Karena itu, jabatan sebagai kepala Dinkes P2KB Sumenep bukan sesuatu yang baru baginya. Karena Sebelumnya saya pernah jadi dokter di puskesmas. Lalu, jadi kepala puskesmas dan juga Kabid Kesmas,” Imbuhnya kepada media ini, Kamis 28 Maret 2024.

Ellya sapaan akrabnya saat ini akan fokus pada upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Dia juga akan berusaha memperbaiki layanan dinas yang dipimpinnya agar makin baik. Sejumlah pihak akan terus didorong untuk bekerja dengan maksimal.

”Yang pasti semua bidang harus memunculkan inovasi masing-masing. Begitu juga dengan semua puskesmas yang ada di Sumenep,” ucapnya.

Ellya menyatakan, melalui inovasi tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih maksimal.

Selain itu, berbagai program yang ada di institusinya dapat dijalankan dengan baik.

Baca Juga :  Peduli Sosial, 700 Takjil Ramadhan Diberikan Paguyuban Crew Tak Roniro di Sumenep

”Karena inovasi ini merupakan salah satu upaya kreatif untuk menyelesaikan permasalahan yang belum terselesaikan,” jelas Ellya.

Pendekatan transformasi digital juga harus mulai dilaksanakan di semua program kesehatan. Hal itu agar dapat memberikan kemudahan aksesibilitas layanan.

Selain itu juga akan melakukan penguatan di dalam lingkungan dinas kesehatan. Baik dari sisi manajemen maupun layanan harus ditingkatkan.

”Termasuk penguatan kolaborasi lintas sektor harus diperkuat sebagai mitra dalam program pelayanan kesehatan. Nanti semua itu akan dirangkum dalam program layanan kesehatan yang terintegrasi,” Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Potret 38 Kabupaten Se Jawa Timur, Sumenep Paling Sakti. Berikut Rahasia dan Buktinya
BKPSDM Sumenep; 273 Pegawai ikuti Orientasi Kurikulum Nilai dan Etika
BKPSDM Sumenep Akan Segera Membuka Rekrutmen PPPK dan CPNS 2024, Berikut Kebutuhan Kuotanya
Viral Penolakan Masyarakat Bawean Atas Tudingan Budaya Thok Thok Sapi, Senator Jatim: Wajib Sebagai Pembelajaran
Harkitnas 2024, Lia Istifhama Dorong Generasi Muda Miliki Contigency Plan
Tersangka dan Calon Tersangka PATM Menghilang, Polda Jatim Terkesan Cuci Tangan
Perkuat Silaturahim, PSHT Leting 2023 Sumenep Gelar Halal Bihalal
CV Jawara Gelar Lomba Daul se-Madura, Berikut 6 Grup Lolos Final

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:15 WIB

Potret 38 Kabupaten Se Jawa Timur, Sumenep Paling Sakti. Berikut Rahasia dan Buktinya

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:11 WIB

BKPSDM Sumenep; 273 Pegawai ikuti Orientasi Kurikulum Nilai dan Etika

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:03 WIB

BKPSDM Sumenep Akan Segera Membuka Rekrutmen PPPK dan CPNS 2024, Berikut Kebutuhan Kuotanya

Senin, 20 Mei 2024 - 15:46 WIB

Viral Penolakan Masyarakat Bawean Atas Tudingan Budaya Thok Thok Sapi, Senator Jatim: Wajib Sebagai Pembelajaran

Senin, 20 Mei 2024 - 10:55 WIB

Harkitnas 2024, Lia Istifhama Dorong Generasi Muda Miliki Contigency Plan

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:25 WIB

Perkuat Silaturahim, PSHT Leting 2023 Sumenep Gelar Halal Bihalal

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:39 WIB

CV Jawara Gelar Lomba Daul se-Madura, Berikut 6 Grup Lolos Final

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:41 WIB

Sulaisi Abdurrazaq Himbau Polda Jatim tidak Menyembunyikan Pelaku Tipidkor PATM di Sumenep

Berita Terbaru