Disperkimhub Sumenep Gelar Sosialisasi dan Validasi Hasil Pemetaan GIS

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) kabupaten Sumenep, Drs Yayak Nurwahyudi, M.Si

Foto. Kepala Dinas Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) kabupaten Sumenep, Drs Yayak Nurwahyudi, M.Si

SUMENEP, nusainsider.com Pemkab Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) setempat melakukan sosialisasi, validasi dan sinkronisasi hasil pemetaan GIS atau lokasi aset-aset tanah milik Pemkab yang tercatat di daftar KIB A.

Kepala Disperkimhub Sumenep Yayak Nurwahyudi, melalui Kabid Pertanahan Hery Kushendrawan mengatakan, ada 8 aset tanah milik Pemkab Sumenep. Semuanya tersebar di delapan Kecamatan se-Sumenep.

Yakni di Kecamatan Kota, Batuan, Kalianget, Saronggi, Bluto, Lenteng, Manding dan Talango.

“Pengguna aset itu adalah organisai perangkat daerah. Dengan kegiatan ini dapat dipertanggung jawabkan kevalidannya,“kata Hery, Rabu (17/7/2024).

Diketahui, sejak tahun 2023 Disperkimhub Sumenep secara bertahap melakukan pemetaan terhadap aset-aset tanah yang tercatat di KIB A agar lebih aman keberadaanya. Termasuk lebih mudah memantau pemanfaatannya.

Baca Juga :  Sukir Ahmad Mahasiswa Unisma Malang Raih Juara Satu Lomba Menulis Artikel Nasional

“Setelah benar-benar valid, kita langsung buatkan sertifikat,“ ujar Hery.

Yayak berharap, aset tanah milik Pemkab Sumenep harus dijaga dengan baik. Sebab, semua itu merupakan warisan dari leluhur yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kemajuan serta kesejahteraan Sumenep kedepan.

Kegiatan yang berlangsung dua hari, terhitung mulai tanggal 9 sampai 11 Juli 2024 di Kantor Disperkimhub Sumenep tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Sumenep, Kepala Disperkimhub, Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Kemudian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB