DKPP Sumenep Apresiasi Keberhasilan Uji coba Organik Shakti Koperasi Keraton Langit

Jumat, 15 September 2023 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pupuk organik Shakti yang di kembangkan oleh koperasi Produsen Tani Keraton Langit, Pasongsongan Sumenep dibuat untuk membantu petani di kabupaten sumenep yang ketergantungan akan pupuk kimia berubah mempergunakan pupuk organik lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam uji coba pupuk organik Shakti tersebut, telah diuji cobakan pada program demplot bawang merah di lahan kelompok tani Batu Langit desa lebeng barat kecamatan Pasongsongan sumenep yang hasilkan diluar dugaan.

Diketahui, tertanggal 12 September lalu, kelompok tani Batu langit desa Lebeng barat melakukan panen perdana demplot bawang merah program Upland project 2023 dengan menghasilkan panen 19,6 Ton per-hektare.

BERIKUT VIDEONYA! KLIK DI SINI

Kepala Dinas KPP Sumenep Arif Firmanto mengapresiasi kelompok tani “Batu Langit” yang memproduksi sendiri pupuk organik cair “Shakti” yang berhasil diuji cobakan pada program demplot bawang merah tahun 2023 ini.

Baca Juga :  Wow Fantastik! Demplot Bawang Merah Upland Project di Pasongsongan Hasilkan Puluhan Ton

Dalam pergeseran ini, kelompok tani utamanya di Kabupaten Sumenep berupaya memanfaatkan potensi pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan berkualitas.

“Jadi, memang di sana di desa lebeng barat sudah mampu untuk mengurangi secara cukup signifikan penggunaan pupuk kimia, dan hasilnya terbukti cukup bagus dan hasil panen bawang merah cukup memuaskan”, jelasnya.

Arif sapaan akrabnya berupaya, untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan program tersebut pihaknya berinisiatif untuk menyelenggarakan langkah strategis. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi yang komprehensif melalui jaringan penyuluh pertanian yang tersebar di setiap kecamatan.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para petani di kabupaten sumenep.

Baca Juga :  Berkat Program Upland Project, Petani Pasongsongan Luncurkan Inovasi Terbarukan

Kadis murah senyum itu menjelaskan bahwa nantinya para kelompok tani mendapatkan pemahaman untuk memproduksi dan menggunakan pupuk organik shakti tersebut.

Mengingat Kabupaten Sumenep memiliki banyak limbah pertanian, hewan ternak, tentu menghasilkan kotoran hewan yang melimpah, untuk selanjutnya bisa diolah menjadi pupuk organik.

“Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan peralatan yang dibiayai oleh APBN dan APBD guna mendukung peningkatan produksi pupuk organik di Kabupaten Sumenep ,” imbuhnya.

Harapannya, bahwa ke depan para petani akan lebih cenderung menggunakan pupuk organik, karena penggunaan jenis pupuk ini dapat meningkatkan kualitas unsur hara dalam tanah.

Meskipun memerlukan waktu lebih lama, jika struktur tanah sudah terjaga dengan baik, hasil yang diperoleh dari pupuk organik shakti tersebut akan lebih baik dibandingkan dengan pupuk kimia jenis lain, “tutupnya.

Loading

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB