Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kondisi Parkir Liar di Sebelah Barat GOR A Yani dan Kertas Karcis tak Berporporasi

Foto. Kondisi Parkir Liar di Sebelah Barat GOR A Yani dan Kertas Karcis tak Berporporasi

SUMENEP, nusainsider.com Gelaran Madura Culture Festival (MCF) #4 dan Madura Night Vaganza (MNV) 2026 di Kabupaten Sumenep berlangsung meriah. Namun, di tengah kesuksesan acara tersebut, muncul persoalan lain di luar lokasi utama kegiatan yang menuai sorotan pengunjung.

Dugaan pungutan parkir tidak resmi mencuat di area sebelah barat lokasi acara, tepatnya di sekitar depan SMP Negeri 1 Sumenep, Sabtu (29/8/2026) malam hingga Pertigaan dekat Mapolresta setempat.

Sejumlah pengunjung mengaku diminta membayar parkir oleh seseorang yang menggunakan karcis yang disebut tidak berporporasi. Karcis tersebut disodorkan kepada pengendara setelah memarkir kendaraan roda empat di kawasan tersebut.

Salah satu pengunjung mengaku kaget ketika menerima karcis parkir dan diminta membayar Rp10 ribu. Sebab, lokasi parkir berada di kawasan jalan umum yang menurutnya merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa pungutan dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan atau berkaitan dengan panitia penyelenggara MCF dan MNV 2026.

Baca Juga :  Khofifah IP Sebut Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,00 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Ketika dikonfirmasi, salah satu pihak panitia mengaku tidak mengetahui adanya pengelolaan parkir di sisi barat tersebut.

Menurutnya, pihak yang bekerja sama dengan panitia untuk pengelolaan parkir berada di sisi timur lokasi kegiatan. Kerja sama tersebut disertai setoran kontrak selama pelaksanaan kegiatan sebesar Rp10 juta yang diperuntukkan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Yang bekerja sama dengan panitia itu parkir sebelah timur. Untuk yang sebelah barat, kami tidak tahu,” ujar pihak panitia saat dikonfirmasi media nusainsider.com, Sabtu 29 Agustus 2026.

Persoalan kemudian bergeser pada pertanyaan mengenai siapa sebenarnya pengelola parkir di sisi barat lokasi MCF-MNV 2026.

Pasalnya, berdasarkan keterangan pengunjung, tarif yang dipungut mencapai Rp5 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp10 ribu untuk kendaraan roda empat. Pengunjung juga mempertanyakan penggunaan karcis yang disebut tidak memiliki porporasi resmi.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait. Terlebih, aktivitas parkir berada di tengah keramaian kegiatan masyarakat yang mendatangkan banyak pengunjung.

Baca Juga :  Gagal Kelola Sampah, Kepala DLH Terancam Diganti Bupati Sumenep. Anda Minat? Berikut Kriterianya

Salah seorang pengunjung MCF #4 sekaligus pengguna jasa parkir mengecam praktik yang diduga merupakan pungutan liar tersebut.

Ia meminta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), Satpol PP, serta Satgas Saber Pungli Kabupaten Sumenep turun tangan untuk memastikan legalitas pengelolaan parkir di kawasan tersebut.

Menurutnya, apabila memang tidak memiliki izin resmi, praktik tersebut harus segera dihentikan karena berpotensi merugikan masyarakat maupun daerah.

“Kalau memang tidak ada izin, harus ditindak. Jangan sampai masyarakat yang datang untuk menikmati acara justru dibebani pungutan parkir yang tidak jelas pengelolanya,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pihak berwenang tidak hanya melihat nominal pungutan, tetapi juga memastikan siapa yang memberikan kewenangan, siapa pengelolanya, serta ke mana aliran uang parkir tersebut.

Dalam konteks hukum, Pasal 368 KUHP mengatur tindak pidana pemerasan, yakni perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman untuk memberikan sesuatu dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

Baca Juga :  Nia Kurnia Fauzi : Nutrisi dari Laut, Harapan Baru untuk Anak Sumenep

Namun demikian, penerapan pasal tersebut terhadap dugaan pungutan parkir di lokasi MCF-MNV 2026 tentu membutuhkan pemeriksaan dan pendalaman oleh aparat penegak hukum sesuai fakta di lapangan.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas maupun pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan parkir di sisi barat tersebut.

Persoalan ini pun menjadi pekerjaan rumah bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka. Sebab, jangan sampai kemeriahan MCF #4 dan MNV 2026 yang membawa semangat budaya, hiburan, dan pergerakan ekonomi masyarakat justru tercoreng oleh ulah oknum yang memanfaatkan keramaian untuk kepentingan pribadi.

Publik kini menunggu langkah Disperkimhub, Satpol PP, maupun Satgas Saber Pungli untuk memastikan apakah aktivitas tersebut memiliki izin atau justru merupakan praktik parkir liar.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Sonar Mosem Nemor hingga Sandoreng, 12 Daerah Ramaikan Panggung MCF #4 Sumenep
Satu Panggung, Tujuh Warna Budaya! MCF 2026 Satukan Seni Jawa Timur di Sumenep
Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama
Madura Culture Fest 4, Panggung Kolaborasi Seni dan Budaya dari Berbagai Daerah akan Menyatu Nanti Malam
Dari Olahraga hingga Kolaborasi, Tujuh Organisasi Kesehatan Gelar Fun Run di Sumenep
Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep
Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU
Pokja News Room Jaga Desa SMSI Dikukuhkan, Ahmad Riyadh Bicara Masa Depan Media

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Dari Sonar Mosem Nemor hingga Sandoreng, 12 Daerah Ramaikan Panggung MCF #4 Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Satu Panggung, Tujuh Warna Budaya! MCF 2026 Satukan Seni Jawa Timur di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Madura Culture Fest 4, Panggung Kolaborasi Seni dan Budaya dari Berbagai Daerah akan Menyatu Nanti Malam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Pokja News Room Jaga Desa SMSI Dikukuhkan, Ahmad Riyadh Bicara Masa Depan Media

Berita Terbaru