Nia Kurnia Fauzi : Nutrisi dari Laut, Harapan Baru untuk Anak Sumenep

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua TP PKK kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi saat Bersama Masyarakat Sumenep.

Foto. Ketua TP PKK kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi saat Bersama Masyarakat Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka tengkes (stunting) melalui aksi nyata yang bersinergi dengan berbagai pihak.

Salah satu upaya terbaru dilakukan dengan membagikan bantuan produk olahan ikan kepada anak-anak yang mengalami tengkes di Kecamatan Kalianget.

Program ini digagas bersama Dinas Perikanan serta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).

Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, memimpin langsung penyaluran bantuan pada Rabu (09/07/2025) dengan mengunjungi rumah-rumah warga di Desa Kalianget Timur.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, LAZISNU MWCNU Rubaru Bersama BAZNAS Sumenep Salurkan Beasiswa Santri Tahap Pertama

Ia menyampaikan bahwa TP-PKK akan terus berperan aktif dalam upaya penurunan tengkes.

“Kami berkomitmen berperan aktif dalam menekan angka tengkes di Kabupaten Sumenep, dengan memberikan bantuan untuk meningkatkan konsumsi ikan melalui produk olahan yang disukai anak-anak dan mudah dikonsumsi,” ujarnya.

Menurut Nia, konsumsi ikan merupakan salah satu kunci penting dalam mencukupi kebutuhan gizi anak, terutama dalam masa pertumbuhan.

Produk-produk olahan ini diharapkan menjadi solusi praktis dan menyenangkan bagi anak-anak.

Bantuan yang diberikan meliputi aneka olahan berbahan dasar ikan seperti abon ikan, pentol ikan, bandeng presto, ikan krispi, dan teri krispi. Selain itu, juga disertakan susu serta paket sembako yang disupport oleh Baznas Sumenep.

“Bantuan ini merupakan produk dengan kandungan nutrisi tinggi yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak, sekaligus mencegah gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi,” terangnya.

Lebih lanjut, Nia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani tengkes. Menurutnya, upaya ini tidak bisa dilakukan secara instan dan sepihak, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh elemen.

“Penanganan tengkes memerlukan kerja sama antara pemerintah, PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Termasuk peran keluarga sangat krusial dalam menjaga pola makan dan asupan bergizi anak,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, gizi seimbang sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan generasi penerus.

Baca Juga :  Bekerjasama dengan Universitas Hang Tuah, Disbudporapar Sumenep Gelar Lokakarya Pengembangan Ekowisata Pulau Segitiga Emas

Nia menyatakan bahwa program ini akan terus digalakkan secara berkelanjutan. TP-PKK berkomitmen menjadikannya bagian dari gerakan terintegrasi demi mendukung generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Melalui berbagai program yang menyasar langsung pada akar masalah tengkes, kami optimistis angka tengkes di Sumenep dapat ditekan secara signifikan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan
DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 22:34 WIB

Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK

Berita Terbaru