ENTERTAINMENT, Nusainsider.com — Siapa sangka jika rupanya penyanyi Duta Sheila On 7 merupakan keturunan dari salah seorang pahlawan nasional sekaligus ulama kesohor pada masanya.
Adalah Kiai Modjo, panglima perang Pangeran Diponegoro pada saat masa gerilya peperangannya dengan Belanda.
Tak heran bila di akhir namanya, sosok Duta Sheila On 7 juga terpaut nama nenek moyangnya sendiri, Akhdiyat Duta Modjo.
Hal itu terungkap saat Duta Sheila On 7 diundang bincang-bincang di podcast Ustaz Salim A. Fillah pada Jumat 12 Mei 2023.
Di awal obrolan, Ustaz Salim A. Fillah langsung menyinggung silsilah nasab Duta Sheila On 7 yang merupakan keturunan Kiai Modjo.
“Mas Duta ini masih dari sisi nasab ada sisi keturunan dari Kyai Mojo, salah satu pahlawan Nasional yang mendampingi Pangeran Diponegoro dalam perang Jawa,” singgung Ustaz Salim A Fillah, dikutip Hops.ID dari potongan video Instagram @sisiterangofficial pada Senin, 16 Mei 2023.
Menimpali silsilahnya itu, Duta Sheila On 7 pun tak menapik jika memang keturunan sosok berpengaruh itu pada Perang Jawa.
Bahkan dalam cerita Duta Sheila On 7, sang ayah kerap memberi wejangan agar bangga lantaran bersambung darahnya dengan Kiai Modjo.
“bapak saya itu termasuk orang yang sangat bangga sekali dengan ada keturunan Kiyai Mojo,” kata Duta Sheila On 7.
Sementara itu, Duta Sheila On 7 menjelaskan tak semua keturunan Kiai Modjo memberi nama Modjo di akhir namanya.
Hal itu, lanjut Duta Sheila On 7, seperti sejumlah saudara-saudara ayahnya yang diketahuinya tak ada nama gelar demikian di akhir namanya.
Sedangkan dirinya, sejak kecil sampai anaknya sendiri diberi nama Modjo di akhir namanya sebagai bentuk rasa syukur dan bangga pada leluhurnya.
“bapak saya kan uda gak ada waktu saya SMA kan. Jadi bapak saya gak sempet lihat cucu laki-lakinya bernama Mojo di belakangnya. Jadi anak saya yang laki-laki juga tetep saya kasih nama Mojo,” imbuh Duta Sheila On 7.
Seperti diketahui, Duta Sheila On 7 adalah putra dari Mendiang Hakam S Modjo, salah seorang mantan pengajar di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta.
Dalam silsilahnya, Hakam S Modjo masih bersambung silsilahnya kepada Gozali Modjo, Cucu Kiai Modjo di Gorontalo.
Cucu Kiai Modjo tinggal di Gorontalo setelah sebelumnya berada di tempat buangan bersama kakeknya di tepi danau Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara.
Hal itu buntut dari kakeknya, Kiai Modjo, mendapat pengasingan dari pemerintah Belanda pada 12 November 1828 dari tanah Jawa.
![]()
















