Perjuangan Hidup Jadi Inspirasi, Lia Istifhama Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Senin, 16 Maret 2026 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama, S.Sos.i,.M.E.I

Foto. Anggota DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama, S.Sos.i,.M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com — Senator Lia Istifhama dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Jawa Timur menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) kepada masyarakat di Gedung DPD RI Jawa Timur, Jalan Jemur Andayani 1 Surabaya, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam suasana yang hangat dan penuh interaksi, Lia Istifhama tidak hanya menyampaikan materi kebangsaan, tetapi juga membagikan pengalaman hidup yang sarat pesan motivasi.

Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh tantangan.

Baca Juga :  Saatnya Komunitas Berperan: Strategi Baru Bupati Sumenep dalam Membangun Pariwisata

Di hadapan para peserta, Lia menceritakan perjalanan hidupnya sebelum menjadi anggota DPD RI. Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah melalui fase kehidupan yang tidak mudah, termasuk ketika menerima honor sebagai pemateri kegiatan dengan nominal yang sangat terbatas.

Menurutnya, pada masa tersebut ia pernah menerima honor sekitar Rp500 ribu untuk sebuah kegiatan. Meski nilainya tidak besar, baginya hal itu tetap menjadi bentuk kepercayaan yang harus dihargai.

“Ketika saya mengisi materi dalam sebuah kegiatan, terkadang honor yang diterima sekitar lima ratus ribu rupiah. Nilainya memang tidak besar, tetapi itu adalah bentuk kepercayaan. Dari situ juga bisa dibagikan kepada teman-teman yang turut membantu,” tuturnya.

Tidak hanya berbicara tentang perjalanan karier, Lia juga membagikan kisah personal mengenai kehidupan keluarganya yang pernah melalui masa-masa sulit.

Baca Juga :  “Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Ia mengisahkan bahwa dalam suatu periode kehidupan, kondisi ekonomi keluarganya sempat berada pada titik yang sangat terbatas. Bahkan, ia pernah merasakan situasi ketika tidak ada uang di rumah, kecuali untuk membeli obat saat anaknya sakit.

Menurutnya, pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran penting bagi keluarganya tentang arti kesabaran, keteguhan, serta ketahanan dalam menghadapi ujian kehidupan.

“Ketika orang tua berada dalam kondisi yang baik, anak-anak perlu belajar bersyukur. Namun saat keluarga menghadapi kesulitan, mereka juga harus belajar bersabar dan memahami proses kehidupan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Lia juga menekankan pentingnya membangun pola pikir yang cerdas dan strategis dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam dunia politik.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Raih Penghargaan Stan Terbaik MNV 2026, dr. Erliyati: Ini Motivasi untuk Berbenah

Ia menilai simpati dan kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun hanya dengan pendekatan materi. Kepercayaan publik justru lahir dari gagasan, integritas, serta kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, pemimpin yang dipercaya adalah mereka yang mampu menghadirkan solusi, memiliki komitmen kuat, serta konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

Melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, Lia berharap masyarakat dapat semakin memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Kita harus memiliki prinsip untuk terus melangkah dan tidak mudah menyerah. Setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya jika kita tetap berusaha dan menjaga semangat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru