Enam Agenda Strategis Pemkab Sumenep di 2026, Dorong Kemandirian dan Daya Saing Daerah

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mengoptimalkan program pembangunan daerah. Pada tahun 2026, Pemkab Sumenep mengusung tema pembangunan “Memantapkan Stabilisasi Kemandirian dan Daya Saing SDM, Ekonomi Daerah, serta Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat yang Adil dan Merata”.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menjelaskan bahwa prioritas pembangunan tahun 2026 difokuskan pada enam aspek utama.

Salah satu prioritas tersebut adalah menciptakan stabilisasi kemandirian masyarakat dengan menjaga daya beli serta pendapatan melalui penguatan sektor unggulan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Program tersebut akan direalisasikan melalui pemberian bantuan sarana dan prasarana penunjang di berbagai sektor, mulai dari pertanian, ketahanan pangan, perikanan, pariwisata, hingga perdagangan.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga akan melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui pola padat karya.

“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja,” ungkap Arif, Senin (19/1/2026).

Prioritas berikutnya adalah pemantapan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja agar selaras dengan kebutuhan pasar. Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sumenep akan menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi serta pengembangan kewirausahaan, khususnya bagi generasi muda.

Baca Juga :  Bupati Cup 2026 Bergulir, sonGENnep Futsal Series Jadi Ajang Seleksi Atlet Madura

Di bidang sumber daya manusia (SDM), Pemkab Sumenep mencanangkan program pemantapan SDM yang unggul, mandiri, dan sejahtera melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan yang merata, mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas.

Program ini diwujudkan dengan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta penguatan budaya literasi.

Sementara pada sektor kesehatan, pemerintah daerah akan meningkatkan akses dan kualitas layanan melalui pemerataan tenaga kesehatan serta penyediaan dokter spesialis, terutama di wilayah kepulauan.

“Kami juga fokus pada peningkatan tata kelola layanan kesehatan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta optimalisasi layanan Universal Health Coverage (UHC),” jelasnya.

Pembangunan infrastruktur juga tetap menjadi agenda prioritas Pemkab Sumenep. Tahun ini, pemerintah menargetkan stabilisasi pemerataan pembangunan infrastruktur daratan dan kepulauan yang berkualitas, tertata, unggul, serta berwawasan lingkungan.

Baca Juga :  MCF 2026 Jadi Panggung BAZNAS Sumenep Kenalkan Program Sosial dan Pemberdayaan

Program tersebut meliputi penguatan infrastruktur pendukung ekonomi dan layanan dasar, peningkatan konektivitas antarwilayah, pengelolaan persampahan dan limbah B3, serta mitigasi bencana.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga memprioritaskan pemantapan stabilitas keamanan serta ketenteraman sosial dan politik.

Upaya yang dilakukan antara lain melalui penguatan peran forum kerukunan umat beragama, peningkatan sinergi Forkopimda dengan OPD dan masyarakat, serta revitalisasi layanan darurat terpadu Si-Lapor 112 sebagai instrumen deteksi dini dan respons cepat.

“Kami berkomitmen meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehadiran pemerintah daerah melalui layanan yang responsif dan akuntabel,” tegas Arif.

Sebagai penutup, Pemkab Sumenep juga berfokus pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas SDM aparatur, penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, serta optimalisasi pemanfaatan sistem informasi pemerintahan.

“Seluruh program ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Sumenep dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim
Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 19:45 WIB

Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Senin, 14 September 2026 - 09:21 WIB

Guru Ngaji hingga Legalitas TPQ Jadi Sorotan, FKPQ Jatim Sampaikan Aspirasi ke Ning Lia

Berita Terbaru