Fettum dan Arya, Duet Silat Cinta dari Sumenep Menyabet Medali Perak

Minggu, 6 Juli 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Fettum Muksin Al-Katir dan Arya Putra Fernanda juara II Ajang Porprov Jatim 2025 Bidang Cabor Pencak Silat.

Foto. Fettum Muksin Al-Katir dan Arya Putra Fernanda juara II Ajang Porprov Jatim 2025 Bidang Cabor Pencak Silat.

MALANG, nusainsider.com Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang digelar di aula Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Kota Malang, menjadi saksi kehebatan dua atlet muda asal Kabupaten Sumenep.

Dua pesilat dari Kecamatan Batang-batang, yakni Fettum Muksin Al-Katir dan Arya Putra Fernanda, sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih medali perak di cabang olahraga pencak silat kelas B dewasa, putra dan putri.

Bappeda Sumenep

Fettum, pesilat asal Desa Legung Timur, tampil impresif di kelas B putri dewasa. Sementara Arya, pemuda asal Desa Dapenda, tak kalah tangguh saat berlaga di kelas B putra dewasa.

Keduanya mampu menunjukkan performa solid dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh tekanan.

Baca Juga :  Buruh dan Petani Tembakau di Sumenep Terima BLT Rp900 Ribu

Arya berhasil menundukkan lawan-lawannya setelah bertarung hingga tiga ronde, memperlihatkan kekuatan fisik dan strategi bertanding yang matang.

Di sisi lain, Fettum juga tampil menawan, mempertahankan teknik dan ketenangan di tengah tekanan lawan dalam duel ketat yang menguras energi.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep, Santoso, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pencapaian dua atlet muda tersebut.

Ia menyebut perjuangan mereka di arena sebagai wujud nyata dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang luar biasa.

“Kami bangga dengan capaian Arya dan Fettum. Ini hasil dari latihan keras dan kedisiplinan mereka. Kami optimis mereka bisa membawa pulang medali emas untuk Sumenep di event selanjutnya,” ujar Santoso saat dihubungi media nusainsider.com.

Namun, ada kisah menarik yang menyelimuti keberhasilan keduanya. Fettum dan Arya ternyata bukan hanya rekan satu tim dalam bela diri, melainkan pasangan tunangan yang telah lama menjalin kisah asmara.

Baca Juga :  Inovasi Baru, Sumenep Perkenalkan Halal Hub ke BPJPH RI

Kehangatan hubungan mereka tak hanya terasa di luar arena, tapi juga tampak mencolok saat keduanya berlaga. Semangat dan keharmonisan yang mereka bangun sebagai pasangan tampaknya turut menyatu dalam setiap gerakan dan strategi di atas matras.

Santoso menilai bahwa kombinasi antara hubungan emosional yang kuat dan semangat latihan intens telah menjadi kekuatan ganda bagi Arya dan Fettum di arena Porprov kali ini.

“Ini luar biasa. Mereka bukan hanya menunjukkan teknik silat yang bagus, tapi juga mental juara. Energi positif dari hubungan mereka tampaknya ikut membawa semangat luar biasa di arena,” tutup Santoso.

Prestasi gemilang yang diraih pasangan tunangan ini menjadi inspirasi bagi para atlet muda Sumenep lainnya. Mereka telah membuktikan bahwa pencak silat bukan hanya tentang kekuatan dan teknik, tapi juga tentang dedikasi, kedekatan, dan energi positif yang bisa membawa kemenangan.

Baca Juga :  Emak-Emak Desa Lalangon Kompak Deklarasikan Dukungan untuk Bupati Tong-Tong di Pilkada 2024

Kisah cinta yang berpadu dengan semangat olahraga menjadi kombinasi manis yang memberi warna tersendiri di Porprov IX Jatim 2025.

Sumenep pun patut berbangga, tak hanya karena medali yang dibawa pulang, tetapi juga karena semangat juang dan harmoni yang dipersembahkan oleh putra-putri terbaiknya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru