FGD BRIDA Bahas Akselerasi Pariwisata Segitiga Emas Sumenep

Rabu, 19 November 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. FGD BRIDA Sumenep

Foto. FGD BRIDA Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumenep kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai pembangunan Pariwisata Segitiga Emas Sumenep, Selasa (18/11/2025), di ruang pertemuan Brida.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari FGD sebelumnya yang berfokus pada penguatan kebijakan tata kelola pariwisata melalui integrasi data, peningkatan literasi, dan pemanfaatan sistem pendukung lainnya.

Sekretaris Brida, Kahir, dalam pengantarnya menegaskan bahwa FGD lanjutan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret bagi perangkat daerah.

“Harapannya bisa melahirkan konklusi berupa rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh OPD sesuai tupoksinya,” ujarnya.

FGD yang juga melibatkan tim riset Universitas Wiraraja tersebut memusatkan pembahasan pada fondasi pembangunan Pariwisata Segitiga Emas.

Baca Juga :  Tulisan Sederhana! Demokrasi di Sumenep, KPU Tak Ada Bedanya Dengan Pasar Anom

Beberapa aspek yang dikaji meliputi regulasi tata kelola, peran pemerintah daerah, keterlibatan pelaku usaha dan investor, kontribusi masyarakat, dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga strategi branding dan promosi.

Kawasan Segitiga Emas sendiri mencakup tiga destinasi wisata bahari unggulan Sumenep, yakni Gili Iyang, Gili Labak, dan Pantai Sembilan di Gili Genting. Ketiga lokasi tersebut dinilai memiliki potensi ekologis, budaya, dan ekonomi yang tinggi.

Namun, tim peneliti menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi bersama, mulai dari ketersediaan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, penguatan tata kelola destinasi, hingga upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama,” ujar perwakilan tim riset.

Dari sisi pengelolaan destinasi, perwakilan Disbudporapar Sumenep, Andre Zulkarnain, menekankan bahwa pengembangan kawasan Segitiga Emas akan diperkuat melalui peningkatan akses transportasi laut dari Pelabuhan Jangkar di Situbondo.

Baca Juga :  Aksi Garda Raya Berlangsung Ricuh, Pagar Pemkab Kembali Roboh

Menurutnya, konektivitas tersebut berpotensi menarik minat wisatawan dari berbagai destinasi populer di Jawa Timur, termasuk dari kawasan Bromo.

“Hal ini berpotensi menarik wisatawan dari destinasi populer Jawa Timur, termasuk dari kawasan Bromo,” jelasnya.

Andre menambahkan bahwa pemetaan transportasi laut menjadi salah satu strategi penting untuk mempercepat konektivitas antardestinasi. Dengan layanan kapal cepat, destinasi di kawasan Segitiga Emas diharapkan dapat tumbuh lebih terintegrasi dan mudah dijangkau wisatawan.

“Tujuannya agar Segitiga Emas dapat tumbuh dan terhubung melalui layanan kapal cepat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan di tiga destinasi wisata tersebut harus terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Khofifah IP Sebut Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,00 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional

Menurutnya, ekspektasi wisatawan harus dipenuhi dengan menyediakan fasilitas yang memadai, keamanan, kenyamanan, serta layanan profesional.

“Ekspektasi wisatawan harus bisa terpenuhi saat mereka berkunjung,” tegasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati
Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat
Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah
Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:24 WIB

Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Berita Terbaru

Berita

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:33 WIB