Forpam Sumenep Satukan Pemerintah dan Pers Dorong Rokok Lokal Legal

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penasehat Paguyuban Rokok Sumenep, H Mukmin disela-sela Sambutannya.

Foto. Penasehat Paguyuban Rokok Sumenep, H Mukmin disela-sela Sambutannya.

SUMENEP, nusainsider.com Forum Pimpinan Asosiasi Media (Forpam) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan peran strategisnya dalam menciptakan komunikasi publik yang sehat dan produktif.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema “Memperkuat Sinergi Pemerintah, Bea Cukai, dan Pers dalam Mendorong Legalitas Usaha Rokok Lokal di Sumenep”, Forpam merangkul berbagai pihak penting.

FGD digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (17/7/2025), dan dihadiri ratusan pelaku usaha rokok lokal, tokoh pers, serta unsur Forkopimda.

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, turut hadir dan membuka kegiatan ini secara resmi.

Turut hadir pula perwakilan Bea Cukai Madura, Polres, Kodim 0827, Kejari, PN Sumenep, serta berbagai organisasi media seperti IWO, MIO, PWRI, PWI, KJS, JMSI, SMSI, AWDI, AMOS, dan AJS.

Baca Juga :  Kades Batuputih Daya Klarifikasi Soal Dana Desa dan Balai Desa yang Belum Dibangun

Wabup Imam Hasyim menegaskan, FGD ini bukan tempat untuk membenarkan pelanggaran, melainkan wadah membangun kesadaran hukum di kalangan pengusaha rokok lokal.

“Forum ini menjadi pijakan penting. Silakan yang belum berizin segera mengurus legalitas. Pemerintah tidak anti usaha rakyat, kami justru ingin PAD meningkat melalui kontribusi sah dan terukur,” tegasnya.

Menurutnya, regulasi harus dipatuhi agar industri rokok lokal bisa berperan optimal dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan daerah.

Ketua Paguyuban Rokok Lokal Sumenep, Sofyan Wahyudi, menilai legalitas usaha rokok adalah bagian dari keberpihakan terhadap nasib petani tembakau dan garam.

Baca Juga :  Terkuak! Survei Seismik di Kangean Bukan Langgar Aturan, Hanya Miss Informasi

Ia menyampaikan lima misi utama yang diusung paguyuban, yakni meningkatkan penerimaan negara, mendorong Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), serta menjaga stabilitas harga tembakau.

Dua misi lainnya adalah menciptakan ekosistem industri yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian penting dari rantai produksi.

“Industri rokok lokal adalah denyut ekonomi masyarakat Madura. Kami ingin hadir sebagai pengusaha yang patuh aturan dan berdampak positif,” ujar Sofyan.

Senada, Penasehat Paguyuban, H. Mukmin, menegaskan bahwa forum ini merupakan bentuk nyata pembinaan langsung yang harus dikawal dengan konsistensi dan semangat kolaboratif.

Ia berharap Bea Cukai lebih aktif memberi edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha, bukan sekadar penindakan atau pemutusan usaha.

“FGD ini bukan pelindung pelanggar, tapi sarana membangun kerja sama. Kalau ada kesalahan, mohon dibina, bukan langsung dihabisi,” tegasnya.

Menurut H. Mukmin, kehadiran institusi negara dalam semangat kolaboratif akan memperkuat ekosistem usaha rokok lokal yang tertib, legal, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Dinilai Melanggar Intruksi Presiden dan Permenko Tahun 2023, Bank Mandiri Sumenep dalam Polemik Berkepanjangan

Sebagai penutup acara, secara simbolis diluncurkan Logo Resmi Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, menandai era baru bagi industri rokok lokal yang legal dan berdaya saing.

Logo tersebut menjadi simbol semangat bersama untuk membangun industri yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan
Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL
Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden
UPT PSBP Jatim Lakukan Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Legung Timur Sumenep
Batuputih Bersholawat Hadirkan Ulama Ternama dan Majelis At-Taufiq
Fauzi As : Jenderal yang Tak Menunggu Telepon
Inspiratif! Mawardi Tuntaskan Sidang Tertutup Doktoral di UIN Malang dalam 4 Semester
DPMD Sumenep Gembleng Sekdes se-Kabupaten, Perkuat Tata Kelola dan LPPD Desa

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:29 WIB

Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:37 WIB

Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:57 WIB

Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:24 WIB

UPT PSBP Jatim Lakukan Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Legung Timur Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:26 WIB

Batuputih Bersholawat Hadirkan Ulama Ternama dan Majelis At-Taufiq

Senin, 18 Mei 2026 - 16:14 WIB

Inspiratif! Mawardi Tuntaskan Sidang Tertutup Doktoral di UIN Malang dalam 4 Semester

Senin, 18 Mei 2026 - 09:53 WIB

DPMD Sumenep Gembleng Sekdes se-Kabupaten, Perkuat Tata Kelola dan LPPD Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:46 WIB

Ia Terlihat Bahagia, Padahal Sedang Bertahan dari Luka

Berita Terbaru