Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Sorotan

Rabu, 23 April 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Rapat Paripurna Reses II DPRD Kabupaten Sumenep.

Foto. Rapat Paripurna Reses II DPRD Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Serap Aspirasi dari Pimpinan dan Anggota DPRD pada Masa Reses II Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat utama Kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Rabu (23/04/2025). Seluruh anggota dewan hadir dalam forum resmi tersebut untuk melaporkan aspirasi masyarakat dari daerah pemilihannya masing-masing.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa setiap anggota dewan memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk menyampaikan hasil resesnya. Ia menyebut kegiatan reses sebagai sarana aktualisasi peran dan kontribusi wakil rakyat.

“Sepatutnya, kegiatan reses ini menjadi momentum aktualisasi peran, kiprah, dan kinerja anggota dewan dalam mewujudkan Sumenep yang maju dan sejahtera,” ujar H. Zainal saat memberikan sambutan.

Menurutnya, semua aspirasi yang dihimpun dari masyarakat akan diperjuangkan untuk dapat masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Rumah Diteror OTK, Pelapor Kasus Pagar di Gili Iyang Minta Polisi Bertindak Tegas

Ia menegaskan bahwa pelaporan hasil reses bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari tanggung jawab strategis wakil rakyat terhadap pembangunan daerah.

“Dengan pelaksanaan reses, berarti anggota DPRD telah melaksanakan salah satu tugas pokoknya. Hasil ini nanti akan dikaji untuk menjadi bagian dari APBD,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi di DPRD Sumenep diberikan kesempatan menyampaikan laporan hasil reses yang telah dilakukan di wilayah dapilnya.

Beberapa poin penting yang diangkat dari hasil serap aspirasi masyarakat mencakup beragam sektor strategis dan kebutuhan dasar warga.

Peningkatan infrastruktur jalan dan pertanian menjadi salah satu permintaan dominan, terutama dari daerah dengan aksesibilitas terbatas dan lahan pertanian produktif.

Selain itu, masyarakat juga menyuarakan kebutuhan pembangunan infrastruktur pesisir seperti tangkis laut guna menanggulangi abrasi dan menjaga keselamatan kawasan pemukiman.

Tidak hanya fisik, aspirasi juga menyentuh bidang sosial dan pendidikan, seperti kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, baik di tingkat dasar maupun menengah.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Salurkan 67 Ton Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Permintaan pembangunan dan renovasi tempat ibadah seperti musalla juga menjadi salah satu fokus yang diajukan oleh masyarakat di berbagai kecamatan.

Aspirasi lainnya yang turut disampaikan mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kesejahteraan warga, hingga persoalan pelayanan publik dan administrasi kependudukan.

Zainal Arifin berharap, hasil reses ini bisa menjadi masukan berharga dalam penyusunan RKPD Kabupaten Sumenep tahun berikutnya.

“Semoga seluruh aspirasi ini menjadi dasar pertimbangan dalam menyusun rencana pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, yang turut hadir dalam rapat paripurna, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses dan penyampaian laporan hasilnya.

Ia mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat yang telah dikumpulkan akan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan program pembangunan, meskipun akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

“Mengingat saat ini kita harus menyesuaikan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD,” kata Wabup Imam Hasyim.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara selektif dan proporsional, tanpa mengabaikan efisiensi anggaran.

“Semua akan kita bahas bersama dalam Musrenbang dan forum perencanaan lainnya agar tetap sinkron dengan program prioritas,” tambahnya.

Imam Hasyim juga mengajak seluruh pihak, baik legislatif maupun eksekutif, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyusun kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami berharap DPRD terus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” tandasnya.

Rapat paripurna ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Reses II DPRD Sumenep Tahun 2025, dengan harapan semua aspirasi yang dihimpun dapat terealisasi secara bertahap melalui program-program pemerintah daerah ke depan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir
Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan
Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur
Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:47 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:25 WIB

Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:30 WIB

Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:45 WIB

Anggaran Bibit Pertanian Sumenep Capai Rp 2,1 Miliar, Poktan Jadi Prioritas

Berita Terbaru