Gift Virtual dan Masa Depan Kompetisi Digital: Ning Lia Tekankan Transparansi dan Kejujuran

Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, Sapaan akrab Ning Lia soroti Virtual Gift Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar.

Foto. Dr Lia Istifhama, Sapaan akrab Ning Lia soroti Virtual Gift Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar.

SURABAYA, nusainsider.com Fenomena kompetisi berbasis gift virtual yang kian marak di berbagai platform digital terus memantik perhatian publik. Tak hanya berupa dukungan berbayar, kolom komentar juga dipenuhi ekspresi solidaritas dan keberpihakan penonton.

Pola partisipasi digital ini kini menjadi wajah baru kompetisi di era teknologi, sekaligus memunculkan perdebatan soal batas antara dukungan murni dan dominasi modal.

Menanggapi tren tersebut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., menegaskan bahwa sistem gift virtual pada prinsipnya sah dan wajar, selama dijalankan secara transparan, jujur, dan bertanggung jawab.

“Dukungan itu terlihat nyata, baik melalui gift maupun komentar. Orang-orangnya jelas, jejaknya ada. Di situlah yang harus dijaga, kejujuran dan keterbukaan,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia.

Menurutnya, pergeseran dunia hiburan dan kompetisi ke ruang digital merupakan keniscayaan. Namun, ia mengingatkan agar mekanisme gift virtual tidak menciptakan ruang abu-abu yang berpotensi menimbulkan kecurigaan publik.

“Gift virtual boleh saja, bahkan menjadi bentuk dukungan modern. Tapi sistemnya harus terbuka, tidak manipulatif, dan tidak menyisakan tanda tanya,” tegasnya.

Lia Istifhama menilai bahwa transparansi penyelenggara dan kejujuran partisipan menjadi kunci utama menjaga kepercayaan publik. Tanpa itu, kompetisi digital berisiko bergeser dari ajang adu talenta menjadi pertarungan kekuatan finansial.

Baca Juga :  Momentum Ramadan, HPSN 2026 Jadi Gerakan Nyata Peduli Lingkungan di Sumenep

Dalam salah satu ajang kompetisi nasional, peserta asal Jawa Timur, Valen, tercatat menerima dukungan masif, baik berupa gift virtual maupun komentar dukungan yang mengalir deras di ruang publik digital.

Dukungan tersebut muncul secara konsisten dan terbuka, sehingga mudah dipantau oleh publik.

Menanggapi fenomena itu, Ning Lia menyebutnya sebagai cerminan soliditas dan kekompakan masyarakat Jawa Timur dalam mendukung talenta daerah.

“Ini menunjukkan dukungan masyarakat Jawa Timur itu nyata, terlihat, dan solid. Bukan sembunyi-sembunyi,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar euforia dukungan digital tidak menutup mata terhadap prinsip sportivitas. Menurutnya, kompetisi digital yang sehat harus tetap menempatkan kualitas, integritas, dan keadilan sebagai fondasi utama.

Baca Juga :  Bukan Juara Dua, Khofifah Sebut Valen Akbar sebagai Juara Dangdut Academy 7

Ke depan, Lia Istifhama berharap ajang kompetisi berbasis digital tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik tentang etika dukungan digital, sekaligus memperkuat kepercayaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tanpa Grand Design, Wisata Sumenep Dinilai Jadi “Ladang Basah” Pemkab Sumenep
Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
BBM Langka di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak, Warga Mengeluh
Ning Lia: Educampus Expo Bukti Jatim Peduli Kampus Swasta dan Akses Pendidikan
Pemilihan Demokratis, Yusnar Terpilih Pimpin Wartawan Mitra Humas Polres Sergai
Rumah Kost Berkah Kembangkan 10 Unit Hunian, Prioritaskan Kenyamanan dan Kekeluargaan
Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Isu Kenaikan dan Kelangkaan Ternyata Hoaks

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 10:43 WIB

Tanpa Grand Design, Wisata Sumenep Dinilai Jadi “Ladang Basah” Pemkab Sumenep

Sabtu, 4 April 2026 - 02:54 WIB

Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 3 April 2026 - 09:39 WIB

BBM Langka di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak, Warga Mengeluh

Jumat, 3 April 2026 - 06:25 WIB

Ning Lia: Educampus Expo Bukti Jatim Peduli Kampus Swasta dan Akses Pendidikan

Jumat, 3 April 2026 - 03:59 WIB

Rumah Kost Berkah Kembangkan 10 Unit Hunian, Prioritaskan Kenyamanan dan Kekeluargaan

Kamis, 2 April 2026 - 07:42 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Isu Kenaikan dan Kelangkaan Ternyata Hoaks

Kamis, 2 April 2026 - 06:33 WIB

Pejabat Diminta Tak ‘Alergi’ Konfirmasi Saat WFH, Ini Pesan PWI Pamekasan

Berita Terbaru