SUMENEP, nusainsider.com — Isu kenaikan dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di wilayah daratan hingga kepulauan Kabupaten Sumenep dipastikan tidak benar alias hoaks.
Kabar yang mengaitkan kenaikan harga BBM dengan konflik internasional antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Namun, pemerintah daerah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar yang valid.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (Kabag ESDA) Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, memastikan bahwa hingga saat ini kondisi BBM di wilayah Sumenep masih aman dan stabil.
“Kalau ada SPBU yang mencoba menaikkan harga di tengah kondisi negara yang tidak ada masalah, silakan dilaporkan. Kami akan tindak lanjuti. Sampai saat ini BBM masih aman dan tidak ada kenaikan maupun kelangkaan,” ujar Dadang saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di beberapa titik di wilayah Sumenep.
“Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok BBM masih aman dan distribusinya berjalan lancar. Tidak ada indikasi kelangkaan maupun kenaikan harga di luar ketentuan,” jelasnya.
Menurutnya, pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif sekaligus respons cepat pemerintah terhadap isu yang berkembang di masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan kondisi riil di lapangan agar informasi yang diterima publik tetap akurat.
Dadang juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menggunakan BBM dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat mengganggu distribusi.
- “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Gunakan BBM sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto turut memastikan bahwa ketersediaan dan distribusi BBM di wilayahnya dalam kondisi aman.
“Kami bersama pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung ke SPBU, SPBE, hingga depo BBM. Kami pastikan ketersediaan BBM dan gas elpiji di wilayah Sumenep dalam kondisi cukup dan aman,” ungkapnya.
Kapolres juga mengimbau para pemilik dan pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar.
Ia menegaskan bahwa informasi terkait kenaikan maupun kelangkaan BBM yang beredar saat ini adalah hoaks. Oleh karena itu, pihaknya meminta semua pihak turut memberikan informasi yang benar guna mencegah kepanikan di tengah masyarakat.
“Hari ini kami pastikan distribusi dan ketersediaan BBM di seluruh SPBU wilayah Sumenep berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















