Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Isu Kenaikan dan Kelangkaan Ternyata Hoaks

Kamis, 2 April 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pemkab Sumenep saat kunjungi Salah satu SPBU di Sumenep

Foto. Pemkab Sumenep saat kunjungi Salah satu SPBU di Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Isu kenaikan dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di wilayah daratan hingga kepulauan Kabupaten Sumenep dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kabar yang mengaitkan kenaikan harga BBM dengan konflik internasional antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Namun, pemerintah daerah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar yang valid.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (Kabag ESDA) Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, memastikan bahwa hingga saat ini kondisi BBM di wilayah Sumenep masih aman dan stabil.

“Kalau ada SPBU yang mencoba menaikkan harga di tengah kondisi negara yang tidak ada masalah, silakan dilaporkan. Kami akan tindak lanjuti. Sampai saat ini BBM masih aman dan tidak ada kenaikan maupun kelangkaan,” ujar Dadang saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di beberapa titik di wilayah Sumenep.

“Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok BBM masih aman dan distribusinya berjalan lancar. Tidak ada indikasi kelangkaan maupun kenaikan harga di luar ketentuan,” jelasnya.

Menurutnya, pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif sekaligus respons cepat pemerintah terhadap isu yang berkembang di masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan kondisi riil di lapangan agar informasi yang diterima publik tetap akurat.

Baca Juga :  Perluas Akses Global, UIN Madura dan Universitas Mesir Sepakati Kerja Sama

Dadang juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menggunakan BBM dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat mengganggu distribusi.

  1. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Gunakan BBM sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto turut memastikan bahwa ketersediaan dan distribusi BBM di wilayahnya dalam kondisi aman.

“Kami bersama pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung ke SPBU, SPBE, hingga depo BBM. Kami pastikan ketersediaan BBM dan gas elpiji di wilayah Sumenep dalam kondisi cukup dan aman,” ungkapnya.

Kapolres juga mengimbau para pemilik dan pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar.

Baca Juga :  Bupati Fauzi: Gotong Royong Pengusaha Rokok Jadi Motor Ekonomi Madura

Ia menegaskan bahwa informasi terkait kenaikan maupun kelangkaan BBM yang beredar saat ini adalah hoaks. Oleh karena itu, pihaknya meminta semua pihak turut memberikan informasi yang benar guna mencegah kepanikan di tengah masyarakat.

“Hari ini kami pastikan distribusi dan ketersediaan BBM di seluruh SPBU wilayah Sumenep berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Berita Terbaru