Harkitnas 2024, Lia Istifhama Dorong Generasi Muda Miliki Contigency Plan

Senin, 20 Mei 2024 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos., M.E.I

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos., M.E.I

JATIM, nusainsider.com Hari Kebangkitan Nasional diperingati pada tanggal 20 Mei setiap tahunnya. Peringatan ini dimulai pada tanggal 20 Mei 1908, tanggal berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Hari Kebangkitan Nasional juga mempunyai tema khusus setiap tahunnya.

Tema Upacara Peringatan Harkitnas Tahun 2024 adalah ‘Bangkit untuk Indonesia Emas’. Tema ini dilatarbelakangi oleh harapan agar masyarakat Indonesia dapat bangkit untuk memajukan persatuan bangsa. Diharapkan Indonesia mampu terus bangkit dan tetap bersatu di tengah banyaknya perbedaan yang ada di masyarakat.

Persatuan ini sangat penting untuk mewujudkan Indonesia emas dan membangun masa depan yang baik bagi generasi penerus, “Kata Dr Lia Istifhama melalui keterangannya yang diterima Media nusainsider.com, Senin 20 Mei 2024.

Beragam pesan pun mewarnai Harkitnas, tak terkecuali pada tahun politik 2024. Adalah Dr. Lia Istifhama, senator peraih suara tertinggi nasional kategori perempuan non petahana, menjelaskan makna Harkitnas baginya.

Baca Juga :  Tersangka dan Calon Tersangka PATM Menghilang, Polda Jatim Terkesan Cuci Tangan

“Momen Harkitnas saat ini, tentu tak lepas dari pengaruh tahun politik. Salah satu hal penting yang harus kita petik adalah, ayo kita semua, para generasi bangsa, terutama para pemuda, memiliki Contingency Plan,”Jelasnya.

Anggota DPD RI terpilih dari Jatim yang dikenal dengan berbagai tagline, seperti spirit peran CANTIK dan karakter AURA, kini menyebut istilah baru lagi. Lantas, apa itu Contingency Plan?

“Contingency Plan adalah perencanaan kita terhadap segala hal situasi yang terduga. Ini semacam sebuah strategi manajemen resiko yang kita harus miliki, yang mana di dalamnya adalah spirit shalihun li kulli zaman wal makan, yaitu bagaimana kita bisa beradaptasi sesuai waktu dan tempat kita berada, ” paparnya.

Aktivis sosial berparas ayu tersebut juga menjelaskan lebih detail tentang contingency plan.

“Contoh, kita bicara bahwa ini tahun politik 2024. Dimana Pileg Pilpres sudah terjadi, maka Pilkada serentak di depan mata. Nah, untuk menyikapi tahun politik, maka semua harus siap kalah dan menang. Kesiapan ini bukan hanya dimiliki oleh para kontestasi pemilu, tapi juga para pendukung. Agar tidak ada kebencian atau masalah tersisa pasca pemilihan,” imbuhnya.

Yang patut kita syukuri, bahwa Pilpres dan Pileg yang sudah berlalu, tidak menyisakan konflik sosial. Ini bekal utama bahwa bangsa kita berada dalam potret solidaritas dan modal sosial yang kuat. Dengan begitu, kebangkitan nasional menuju generasi emasi 2045, sangatlah bisa tercapai mudah. Apalagi itu tadi, jika ditunjang strategi perencanaan contingency.”imbuhnya.

Ditambahkan olehnya generasi bangsa yang memiliki contingency plan terkait dengan kemampuannya mengkolaborasikan digital.

Baca Juga :  CV Jawara Gelar Lomba Daul se-Madura, Berikut 6 Grup Lolos Final

“Kita harus tahu, bahwa kita semua harus memiliki internalisasi pemikiran, era digital jangan terpental. Maka salah satu cara tidak terpental adalah memahami peran kita dalam memanfaatkan teknologi. Kita harus mengkonvergensi fungsi computing atau gadget yang memberikan kita kemudahan bekerja, communication yaitu sarana kita berkomunikasi, dan content yaitu karya yang kita create, ciptakan untuk memberikan manfaat.”imbuhnya.

Yang pasti, dalam menciptakan perencanaan yang baik dalam hidup kita, maka hindarilah keinginan menjebakkan diri ingin selalu eksis, viral, atau menjadi pusat perhatian.

Sedangkan hidup ini penuh dinamika. Kesiapan mental dan plan a plan b, harus kita miliki. Apapun profesi atau kehidupan pribadi seseorang, ia harus memiliki rangkaian opsi atau plan dalam memutuskan. Siap menerima resiko dan tanggung jawab,” tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim
Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment
JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:52 WIB

JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Wacana Sumenep Kepulauan Menguat, Hosnan: Harus Berdampak pada Kebijakan Pembangunan

Berita Terbaru