Indikator Meningkat, Survei Menguat: Satu Tahun Soliditas Khofifah-Emil

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Kanan), Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim (Kiri).

Foto. Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Kanan), Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim (Kiri).

JATIM, nusainsider.com Satu tahun memasuki periode kedua kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak kembali menjadi perhatian publik.

Berbagai capaian pembangunan daerah menunjukkan tren yang terus menguat, baik dari sisi indikator makro ekonomi maupun pembangunan sosial.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyampaikan pandangannya saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/2). Ia menilai, tahun pertama periode kedua ini semakin menegaskan karakter kepemimpinan Khofifah-Emil yang konsisten, terukur, dan berorientasi pada hasil.

“Di tahun pertama periode kedua ini, kita semakin melihat potret kepemimpinan Ibu Khofifah dan Mas Emil sebagai kepemimpinan yang konsisten,” ujarnya.

Menurut Lia, konsistensi yang dimaksud bukan sekadar retorika politik, melainkan kesinambungan kerja nyata yang terimplementasi dalam berbagai sektor strategis. Mulai dari penguatan ekonomi daerah, pembangunan sumber daya manusia, hingga menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika nasional dan global.

Baca Juga :  Berbasis Data dan Humanis, Satlantas Sumenep Sabet Penghargaan Polda Jatim

Ia menegaskan, pembangunan di Jawa Timur tidak berjalan sporadis, melainkan melalui perencanaan yang berkelanjutan.

“Konsistensi di sini adalah konsistensi kerja, konsistensi membangun provinsi secara terarah. Penguatan ekonomi, pembangunan SDM, hingga sektor-sektor produktif benar-benar menunjukkan tren yang terus menanjak,” tegasnya.

Berbagai indikator pembangunan, lanjut Lia, memperlihatkan perbaikan yang signifikan. Indeks pembangunan masyarakat, hasil riset sejumlah lembaga, serta capaian pertumbuhan ekonomi menunjukkan arah yang positif dan berkelanjutan.

“Kalau kita berbicara tentang indeks pembangunan masyarakat maupun berbagai riset, kita sama-sama mengetahui bahwa Jawa Timur terus membaik. Pertumbuhan ekonominya signifikan dan cenderung meningkat,” jelasnya.

Stabilitas pertumbuhan ekonomi yang terjaga, daya beli masyarakat yang relatif kuat, serta penguatan sektor industri, pertanian, dan UMKM dinilai menjadi fondasi penting dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga :  Muhammad Nasir : Harapan SMSI 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers

Jawa Timur dinilai mampu menjaga momentum pemulihan sekaligus mempercepat akselerasi pembangunan lintas sektor.

Tak hanya pada aspek makro, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Khofifah-Emil juga disebut menunjukkan angka mayoritas yang kuat.

Lia mengungkapkan, berbagai survei menempatkan tingkat kepuasan publik di kisaran 70 hingga 80 persen.

“Survei kepuasan publik juga menunjukkan angka mayoritas, sekitar 70 sampai 80 persen. Ini menunjukkan bahwa pendekatan moderasi tetap dilakukan dan menjadi karakter kepemimpinan beliau,” katanya.

Menurutnya, gaya kepemimpinan yang mengedepankan moderasi, dialog, serta kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci utama menjaga stabilitas daerah. Dalam situasi sosial-politik yang dinamis, pendekatan inklusif dinilai efektif meredam potensi gesekan sekaligus memperkuat kohesi sosial.

Bagi Lia, kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari angka statistik, tetapi juga dari kemampuan membangun sistem yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan. Ia menilai, kompleksitas kepemimpinan yang solid telah terbangun kuat di Jawa Timur.

“Kompleksitas kepemimpinan yang baik itu sudah terbangun di Jawa Timur. Bahkan saya pernah menyampaikan, beliau adalah potret pemimpin yang paripurna,” ungkapnya.

Satu tahun periode kedua ini, lanjut Lia, menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan arah pembangunan jangka panjang. Dengan konsistensi yang terus dijaga, Khofifah-Emil dinilai mampu mempertahankan tren positif sekaligus menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Baca Juga :  Hafizh, Mahasiswa Universitas Islam Malang, Raih Juara 1 Lomba Infografis Creatiffest 2025

Di tengah berbagai dinamika nasional maupun global, Jawa Timur disebut tetap menunjukkan daya tahan dan progresivitas. Konsistensi dalam kerja, capaian, dan keberpihakan pada masyarakat menjadi benang merah perjalanan satu tahun kepemimpinan pasangan tersebut di periode kedua.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan
DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 10:32 WIB

DPRD Sumenep Bentuk Pansus, Revisi Perda Pasar Modern Diperketat

Berita Terbaru