Industri Hulu Migas Dukung Peluncuran Kemitraan Pembangunan Ruang Hijau

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Shinta Damyanti, Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN saat dikonfirmasi sejumlah Media.

Foto. Shinta Damyanti, Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN saat dikonfirmasi sejumlah Media.

SUMENEP, nusainsider.com Peluncuran Kemitraan Pembangunan Ruang Hijau Taman Buah Puspantara di Ibu Kota Nusantara mendapatkan Dukungan dari industri hulu migas pada pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Ibu Kota Nusantara (08/07/2024),

Sebagai bentuk dukungan industri hulu migas dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara yang selaras dengan alam, pada 8 Juli 2024 industri hulu migas melaksanakan launching pembangunan ruang hijau Taman Buah Puspantara di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Ibu Kota Nusantara.

Dukungan Industri Hulu Migas dalam pembangunan Taman Buah Puspantara ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman yang sebelumnya telah dilakukan oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko dan Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Myrna A. Safitri pada tanggal 27 Mei 2024.

Program sinergi antara Industri hulu Migas bersama OIKN diawali dengan program penghijauan yang dilakukan oleh KKKS ENI Indonesia yang melibatkan Desa SukoMulyo yang berada di wilayah IKN.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara multiyearsselama 4 (empat) tahun dengan ruang lingkup kerjasama berupa penyediaan areal ruang hijau, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pemantauan serta pemberdayaan masyarakat petani di Desa Suko Mulyo dan pembangunan sarana dan prasarana pendukung taman buah.

Baca Juga :  KORWIL PAKJ Desak KPK Usut Tuntas Jaringan Relasi Kekuasaan Korupsi Dana Hibah Jatim

SKK Migas sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam mengelola industri hulu migas di Indonesia, saat ini telah menjadikan lingkungan berkelanjutan sebagai salah satu target Rencana dan Strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0.

Penghijauan atau penanaman pohon ini merupakan bagian dari realisasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan oleh SKK Migas – Eni Indonesia di bidang lingkungan dalam rangka mencapai target penanaman pohon dan mendukung kelestarian lingkungan berkelanjutan sekaligus sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan target nett zero emission di tahun 2060.

Wakil Kepala SKK Migas, Shinta Damayanti menyampaikan, kegiatan ini merupakanbagian dari komitmen Industri Hulu Migas untuk melakukan penanaman pohon 1,6 Juta pohon di tahun 2024 dengan CO2 reduction sebesar 300 ribu ton.

“Pagi ini kita berada dalam momen yang sangat penting, dimana hari ini kita melihat bahwa Industri Migas, yang memiliki stigma di masyakarakat umum sebagai Industri Fosil penghasil emisi karbon, ternyata memiliki komitmen yang nyata, dalam upaya memulihkan lingkungan dan sekaligus menangkap emisi karbon dari udara melalui penanaman pohon. Sejak diluncurkannya Renstra IOG 4.0 pada tahun 2020 yang lalu hingga saat ini telah ditanam 8.5 Juta Pohon.” Ujar Shinta, Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN.

Sementara itu, Myrna Safitri menjelaskan bahwa Taman buah Puspantara berdiri di Tanah Kas Desa Suko Mulyo, seluas kurang lebih 14 Ha, yang mana dalam tata ruang IKN masuk ke dalam Kawasan Pengembangan IKN dengan fungsi sebagai area budidaya pangan.

Pembangunan Taman Buah Puspantara ini diinisiasi oleh Otorita IKN, bekerja sama dengan mitra, yakni SKK Migas, Eni Indonesia, Pemerintah Desa Suko Mulyo, dankedepannya perusahaan-perusahaan hulu migas lainnya.

Baca Juga :  Euforia Event! Fakta Foundation Kecam Skandal Pansos Disbudporapar Sumenep, Begini Kata Kadis

“Harapannya Taman Buah Puspantara ini dapat menjadi sentra tanaman buah di Ibu Kota Nusantara untuk mendukung ketahanan pangan demi mewujudkan Kota Hutan Berkelanjutan di IKN, serta dapat memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat setempat. Selain itu juga sebagai ruang hijau yang bermanfaat untuk warga healing dan berwisata sejenak dari hiruk pikuk kehidupan,” ucap Myrna.

Ditambahkan, bahwa Puspantara ini merupakan project jangka panjang yang nantinya akan dibangun zona-zona produksi buah nusantara yang unggul, “Tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Suko Mulyo, Mustain, menjelaskan bahwa adanya Puspantara ini, diharapkan dapat menumbuhkan sosial ekonomi masyarakat khususnya Desa Suko Mulyo.

“Tidak hanya membangun taman buah, dukungan dan dampingan untuk pelatihan pertanian dari OIKN, Hulu Migas, dan ENI, sebagai pengembangan sosial ekonomi kedepannya akan kami lakukan terus supaya pengembangan Taman Buah Puspantara bersifat inklusif dan menjamah seluruh kalangan,” ujar Mustain dengan singkat.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Azhari Idris mengungkapkan, SKK Migas – KKKS Eni Indonesia tidak hanya menjalankan tupoksi utamanya dalam mencari dan mengembangkan potensi hulu migas di Indonesia, namun juga memberikan kontribusi yang maksimal untuk terciptanya multiplier effectbagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa Indonesia serta memastikan keberlanjutan lingkungan.

Pihaknya menjelaskan, bahwa sebagian area operasi hulu migas khususnya yang berada di Kalimantan Timur beririsan dengan area IKN.

Baca Juga :  Jong Sumekar ; Jatah Lari Cepat DPRD Sumenep Bahas APBD Sumenep, di Nilai Tidak Sehat

“Apresiasi kepada OIKN atas dukungan yang diberikan kepada industri hulu migas, serta kami juga mengharapkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara SKK Migas – KKKS dengan OIKN untuk mendukung pencapaian target produksi migas nasional yang telah ditetapkan,” tutup Azhari.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB