JSI, Detikzone, dan Aktivis Kawal Pembangunan Ulang Musala Roboh di Manding: Progres Sudah 20 Persen

Jumat, 21 November 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.proses pembangunan ulang Musala Al-Ikhlas yang ambruk di Kecamatan Banding Sumenep

Foto.proses pembangunan ulang Musala Al-Ikhlas yang ambruk di Kecamatan Banding Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Kiprah sosial Detikzone kembali menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya menuntaskan pembangunan musala umum di Asta Bong Dungkek, memfasilitasi pembelian ambulans umat, dan menggelar berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya, media yang dikenal aktif dalam isu sosial itu kembali turun tangan pada Jumat (21/11/2025).

Kali ini, Detikzone bekerja sama dengan Aktivis Pemuda Reformasi Sumenep serta Organisasi Jurnalis Sumenep Independen (JSI) untuk menggalang dana pembangunan ulang Musala Al-Ikhlas yang ambruk beberapa hari lalu.

Musala yang berada di tengah permukiman warga itu sehari-hari digunakan sebagai tempat salat berjamaah, pengajian, dan berbagai aktivitas keagamaan.

Kerusakan bangunan tersebut bukan hanya berdampak pada fisik musala, tetapi juga memutus ruang spiritual warga yang selama ini menjadikannya pusat kegiatan ibadah.

Baca Juga :  Berikut Jadwal dan Besaran THR PNS 2024

Gerakan penggalangan dana yang diluncurkan langsung membuahkan hasil. Pembangunan darurat telah dimulai, dan progresnya kini mencapai sekitar 20 persen.

Kerangka bangunan mulai berdiri, menandai awal dari upaya pemulihan musala yang menjadi simbol kebersamaan warga Dusun Cekkor, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap rusaknya fasilitas ibadah, Aktivis Pemuda Reformasi Sumenep bersama Detikzone.id tidak hanya mengajak masyarakat berdonasi, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga fasilitas keagamaan di lingkungan masing-masing.

Gerakan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran sosial bahwa gotong royong merupakan fondasi utama dalam membangun komunitas yang kuat.

Baca Juga :  Tutup 2025, Sambut 2026: Bawang Mas Group dan nusainsider.com Berbagi untuk Abang Becak dan Lansia

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menyampaikan harapannya agar lebih banyak pihak tergerak untuk membantu proses pembangunan musala tersebut.

“Tempat ibadah adalah fasilitas vital bagi masyarakat, dan setiap kontribusi sangat berarti untuk mendukung kegiatan keagamaan warga,” ujarnya.

Igusty juga memberikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi, tenaga, maupun doa.

“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak. Semoga bantuan dan doa yang diberikan menjadi amal kebaikan, memberikan keberkahan, dan bermanfaat bagi masyarakat Dusun Cekkor. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, kesehatan, dan rezeki yang berkah kepada seluruh dermawan,” tambahnya.

Sementara itu, aktivis Pemuda Reformasi Sumenep, Imbuh Hajar, menegaskan bahwa keberadaan Musala Al-Ikhlas memiliki nilai sosial yang besar bagi warga.

“Musala ini simbol kebersamaan. Kami mengajak semua pihak masyarakat, pemerintah, hingga para pengusaha untuk bergotong royong membangunnya kembali agar warga dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Upaya pembangunan kembali Musala Al-Ikhlas diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial, memperkuat tali persaudaraan, dan memastikan fasilitas keagamaan tetap berdiri kokoh serta dapat dimanfaatkan seluruh warga Dusun Cekkor.

Baca Juga :  Kompak Berbagi! Pemuda Desa Duko Gelar Santunan Anak Yatim se-Kecamatan Rubaru

Gerakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa memakmurkan tempat ibadah adalah tanggung jawab bersama.

Masyarakat memiliki peran besar untuk memastikan sarana keagamaan tetap terjaga, terawat, dan bermanfaat bagi generasi berikutnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru