Jutaan Manusia Padati Lebaran Ketupat 2024 Dipantai Lombang, Begini Kata Pengunjung

Rabu, 17 April 2024 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Rabu 17 April 2024 Jumlah Kunjungan wisata pantai Lombang tak terhitung jumlahnya. Hal tersebut terpantau wartawan media nusainsider.com dari sebelah barat tepatnya di desa dapenda sampai areal wisata pantai Lombang desa Lombang di penuhi manusia dari berbagai wilayah, baik lokal maupun luar daerah.

BERIKUT VIDEONYA

Yessi Putri amanda, warga asal Banyuwangi kepada media ini menyampaikan bahwa alasan dirinya liburan ke pantai Lombang karena keindahan cemara udang dan kesejukan saat berteduh di bawahnya.

Apalagi pasirnya yang halus, membuat kerasan berlama-lama di pantai tersebut, ditambah banyak wahana mainan dan fasilitas lain seperti kuda, mobil-mobilan, kereta dan sebagainya, “Katanya kepada media nusainsider.com, Rabu 17 April 2024.

Iya mas Bareng keluarga, naik mobil. Kemarin mampir juga ziarah ke Bangkalan dan Asta tinggi sumenep. Sesudah ini mungkin langsung balik mas, karena sudah 2 (dua) hari 2 (dua) malam di Madura.

Disini sudah sejak tadi pagi pukul 08.47 Wib, Karcisnya Mahal juga ya Mas ditambah naik kuda per-orang 50.000 tadi juga. Pokoknya harus bawak banyak uang deh, “Imbuhnya.

Baca Juga :  Halal Bihalal, Semangat Baru Arif Firmanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan di Bappeda Sumenep

Sementara itu, Iskandar, Salahsatu Masyarakat setempat menyampaikan bahwa Keramaian pengunjung dipantai lombang bukan karena adanya Event Layangan Led dan Festival ketupat yang diselenggarakan Pemkab sumenep. Akan tetapi karena ada kreativitas pemuda setempat yang dilakukan sejak turun temurun.

Tradisi tersebut sudah ada sebelum sumenep meng-agendakan berbagai event yang tujuannya untuk menarik wisatawan mancanegara. Tapi dipantai Lombang, Event yang sudah diselenggarakan 2 (dua) kali tidak pernah memberikan efek apapun baik terhadap perkembangan wisata maupun ekonomi Masyarakat lokal, “Imbuhnya.

Wisata Pantai lombang sebagai penyumbang PAD terbesar di sektor wisata sama sekali tidak ada Output terhadap perkembangan pantai Lombang itu sendiri, terbukti jalan rusak bertahun-tahun dan Panggung serta kubah yang roboh tidak pernah diperbaiki.

Foto. Kunjungan Wisata Pantai Lombang, Rabu 17 April 2024

Entahlah, Pemkab sumenep sedang melakukan Bisnis keindahan alam wisata setempat atau seperti Apa kurang paham juga.

Ditambah, kreativitas kemah pemuda sampai saat ini juga tidak pernah di Apresiasi. Padahal para pemuda dengan beraninya mengeluarkan dana belasan juta hanya untuk ikut serta memeriahkan, mendukung dan memasarkan wisata pantai Lombang agar tetap ramai dikunjungi wisatawan, “Pungkasnya.

Pihaknya berharap, Bupati sumenep melalui Dinas terkait agar memerintahkan supaya ada perhatian khusus terhadap perkembangan wisata pantai Lombang dan kreativitas pemuda setempat.

Jika kepala Dinas tidak mampu mengelola wisata pantai Lombang dengan baik dan menjadikannya sebagai Bisnis. Lebih baik Nonaktifkan saja sebagai kepala dinas dan pihak ketigakan Pantai Lombang kepada yang lebih produktif, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru