Kabar Baik! Bupati Fauzi Buka Peluang PR Baru, Target Tekan Pengangguran di Sumenep

Kamis, 14 Agustus 2025 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongso judo, SH.,MH

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongso judo, SH.,MH

SUMENEP, nusainsider.com Kabar baik datang dari Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo. Ia memberi sinyal akan membuka izin pendirian Pabrik Rokok (PR) baru di wilayahnya, namun dengan syarat ketat.

Menurutnya, izin tersebut tidak akan diberikan secara bebas. Setiap calon pabrik wajib memenuhi sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Tujuannya, menumbuhkan perekonomian berbasis industri tembakau sekaligus melindungi kepentingan petani lokal.

“Kita akan buka kesempatan untuk PR baru, tapi tidak sembarangan. Ada syarat teknis dan administratif yang harus dipenuhi, termasuk komitmen menyerap tembakau Madura dan tenaga kerja lokal,” ujar Bupati Fauzi, dilansir media Detikzone.id Rabu (13/8/2025).

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menegaskan, salah satu syarat utama adalah adanya perjanjian kemitraan dengan petani tembakau lokal. Hal ini untuk memastikan hasil panen mereka terserap optimal oleh industri rokok di daerah.

Baca Juga :  Ekonomi Sumenep Melejit 2025: PDRB Tembus 6,46 Persen, Lampaui Target RPJMD

Selain itu, perusahaan juga diwajibkan memiliki legalitas lengkap, fasilitas produksi sesuai standar, serta rencana distribusi yang jelas. Semua persyaratan ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan mengurangi praktik monopoli.

Bupati Fauzi menilai, langkah ini akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Kami ingin PR di Sumenep produktif, sehingga keberadaannya dapat memberikan efek positif terhadap masyarakat,” tegasnya.

Kebijakan membuka izin PR baru dinilai bukan sekadar urusan industri tembakau. Lebih dari itu, ini adalah strategi untuk menghidupkan denyut ekonomi Madura dari akar rumput dengan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal.

Baca Juga :  Dewan Pers Diminta Tegas, Oknum Media Abal-Abal Kian Meresahkan di Sumenep

Dengan syarat menyerap tenaga kerja lokal dan membeli tembakau dari petani setempat, kebijakan ini diprediksi membuka ribuan lapangan kerja, mulai buruh linting, staf administrasi, pengangkut bahan baku, hingga tenaga pemasaran.

Dampaknya tidak hanya dirasakan pekerja pabrik. Sirkulasi ekonomi dari industri ini diyakini akan memberi efek positif pada warung, jasa transportasi, hingga UMKM di sekitar lokasi pabrik.

“Ketika pengangguran berkurang, daya beli masyarakat akan meningkat. Jika demikian, secara otomatis tingkat kemiskinan akan perlahan menurun,” tandas Bupati Fauzi.

Tak heran, banyak pihak menilai kebijakan ini bukan sekadar membuka izin usaha, tetapi juga membuka pintu harapan bagi ribuan keluarga di Sumenep.

Baca Juga :  Inovasi Baru Cafe & Resto Lotus, Avocado Kopi Tawarkan Sensasi Segar dan Elegan

Diketahui, Perusahaan rokok (PR) di sumenep menurut Data yang dimiliki media nusainsider.com dan terdaftar di Bea dan Cukai berkisar di angka 106 PR sementara yang belum terdata berada diangka sekitar 150 PR dengan jumlah keseluruhan 256 PR se-kabupaten Sumenep. (*)

Loading

Penulis : Wafa

Sumber Berita : Detikzone.id

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Berita Terbaru