SUMENEP, nusainsider.com — Dalam rangka menyemarakkan Kalender Event Kabupaten Sumenep Tahun 2026, FKPPI Cabang 1327 Kabupaten Sumenep bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat akan menggelar Festival Kreatif Aransemen Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep Se-Madura Open 2026.
Festival yang mem-branding “Cipta Lagu Karya Bupati Tong-Tong” yang mengangkat karya lagu dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap seni musik lokal sekaligus mendorong kreativitas generasi muda di bidang budaya.
Ketua FKPPI Sumenep, Edi Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mengembangkan potensi seni musik tradisional khas Madura.
“Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi bagi para pelaku seni untuk mengaransemen lagu karya Bupati Sumenep tanpa mengubah lirik aslinya,” ujar Edi.
Peserta diwajibkan memilih salah satu dari tiga lagu yang telah ditentukan, yakni Mencintai Tanpa Dicintai, Orang Biasa, dan Tanda Tanya. Meski diberi kebebasan dalam aransemen musik, peserta tetap tidak diperkenankan mengubah syair lagu.
Festival akan digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026 mulai pukul 19.00 WIB di Lapangan Kesenian Gotong Royong, Sumenep. Kegiatan ini terbuka untuk umum khususnya peserta dari wilayah Madura.
Dalam kompetisi ini, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp12 juta, lengkap dengan trophy Bupati Sumenep, piagam penghargaan, serta uang pembinaan.
Selain itu, akan dipilih 1 Juara Umum, 5 Penyaji Terbaik, 3 Aransemen Terbaik, dan 1 Juara Favorit melalui sistem voting langsung.
Menariknya, lima penyaji terbaik akan mendapatkan kesempatan tampil di berbagai event besar, seperti Parade Musik Tong-Tong pada Bulan Bung Karno, Madura Culture Festival Agustus 2026, hingga Festival Musik Tong-Tong se-Madura pada September mendatang.
Adapun kriteria penilaian meliputi kekompakan, harmonisasi, kreativitas musik, serta aspek ketertiban, kerapian, dan kesopanan saat tampil.

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak pengumuman ini dirilis dan akan ditutup pada 25 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Proses pendaftaran dilakukan langsung melalui panitia, dengan ketentuan tidak menerima titipan pendaftaran.
“Melalui festival ini, kami berharap musik tong-tong semakin berkembang dan menjadi identitas budaya yang membanggakan,” tutup Edi.
![]()
Penulis : Wafa
















