SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Tambaagung Barat, Kecamatan Ambunten, melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bunga Desa, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui program penggemukan kambing.
Program ini dikelola secara serius dengan memelihara belasan ekor kambing dengan target jangka panjang sebanyak 46 Ekor.
Harapannya, selain mampu meningkatkan hasil peternakan, juga dapat memberi manfaat nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa setempat.
Kepala Desa Tambaagung Barat, Sy Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa program ini bukan hanya sekadar penggemukan hewan ternak, melainkan juga bagian dari strategi besar membangun ketahanan pangan desa sebagaimana digaungkan Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Dengan adanya program ketahanan pangan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat langsung dari kualitas hasil ternak, tetapi juga merasakan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi mereka,” ujar Syamsul kepada nusainsider.com, Sabtu (6/9/2025).
Menurutnya, peran kambing dalam mendukung ketahanan pangan lokal maupun global kini semakin mendapat perhatian.
Pemdes Tambaagung Barat pun melihat peluang besar untuk mengembangkan sektor peternakan secara profesional dan berkelanjutan.
“Peternakan harus menjadi tulang punggung ketahanan pangan desa. Karena itu, kami berencana menggandeng pihak ketiga yang profesional agar masyarakat bisa belajar teknik beternak yang lebih baik sekaligus meningkatkan pendapatan mereka,” tambahnya.
Langkah ini sekaligus membuka ruang bagi masyarakat desa untuk mengasah keterampilan beternak, memperluas lapangan usaha, dan memperkuat kemandirian pangan desa.
Tidak hanya itu, strategi ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.
Menariknya, sosok Kepala Desa Tambaagung Barat, Sy Syamsul Arifin, dikenal bukan hanya sebagai pemimpin pemerintahan desa, tetapi juga sebagai figur inovatif yang aktif di salahsatu Platform media sosial.
Ia kerap membagikan aktivitas dan gagasannya melalui platform TikTok, sehingga mendapat julukan sebagai “Kades Tiktoker Inovatif”.
Melalui media sosial, Syamsul sapaan akrabnya berhasil menginspirasi banyak pihak mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis desa, terutama dengan mengangkat potensi lokal yang dimiliki.
Video kegiatan ketahanan pangan Desa Tambaagung Barat bisa disaksikan melalui akun TikTok-nya di tautan ini. KLIK DISINI
Dengan berbagai terobosan tersebut, Pemdes Tambaagung Barat berharap pengembangan peternakan kambing tidak hanya berhenti pada tahap percobaan, melainkan berkembang menjadi pilar ekonomi baru bagi masyarakat desa.
![]()
Penulis : Wafa
















