Kades “Tiktoker Inovatif” Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Peternakan Kambing di Tambaagung Barat

Sabtu, 6 September 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Inovasi Kades Tambaagung Barat kecamatan Ambunten Sumenep, Sy Syamsul Arifin perkuat ketahanan Pangan

Foto. Inovasi Kades Tambaagung Barat kecamatan Ambunten Sumenep, Sy Syamsul Arifin perkuat ketahanan Pangan

SUMENEP, nusainsider.comPemerintah Desa (Pemdes) Tambaagung Barat, Kecamatan Ambunten, melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bunga Desa, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui program penggemukan kambing.

Program ini dikelola secara serius dengan memelihara belasan ekor kambing dengan target jangka panjang sebanyak 46 Ekor.

Harapannya, selain mampu meningkatkan hasil peternakan, juga dapat memberi manfaat nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa setempat.

Kepala Desa Tambaagung Barat, Sy Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa program ini bukan hanya sekadar penggemukan hewan ternak, melainkan juga bagian dari strategi besar membangun ketahanan pangan desa sebagaimana digaungkan Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Dengan adanya program ketahanan pangan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat langsung dari kualitas hasil ternak, tetapi juga merasakan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi mereka,” ujar Syamsul kepada nusainsider.com, Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, peran kambing dalam mendukung ketahanan pangan lokal maupun global kini semakin mendapat perhatian.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Keluarkan SE Tekan DBD ke Setiap Puskesmas se-Kabupaten Sumenep

Pemdes Tambaagung Barat pun melihat peluang besar untuk mengembangkan sektor peternakan secara profesional dan berkelanjutan.

“Peternakan harus menjadi tulang punggung ketahanan pangan desa. Karena itu, kami berencana menggandeng pihak ketiga yang profesional agar masyarakat bisa belajar teknik beternak yang lebih baik sekaligus meningkatkan pendapatan mereka,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus membuka ruang bagi masyarakat desa untuk mengasah keterampilan beternak, memperluas lapangan usaha, dan memperkuat kemandirian pangan desa.

Baca Juga :  PR Campalok Perkasa Indah Tampilkan Kretek Berkualitas, Bupati Sumenep Beri Apresiasi

Tidak hanya itu, strategi ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.

Menariknya, sosok Kepala Desa Tambaagung Barat, Sy Syamsul Arifin, dikenal bukan hanya sebagai pemimpin pemerintahan desa, tetapi juga sebagai figur inovatif yang aktif di salahsatu Platform media sosial.

Ia kerap membagikan aktivitas dan gagasannya melalui platform TikTok, sehingga mendapat julukan sebagai “Kades Tiktoker Inovatif”.

Melalui media sosial, Syamsul sapaan akrabnya berhasil menginspirasi banyak pihak mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis desa, terutama dengan mengangkat potensi lokal yang dimiliki.

Video kegiatan ketahanan pangan Desa Tambaagung Barat bisa disaksikan melalui akun TikTok-nya di tautan ini. KLIK DISINI

Dengan berbagai terobosan tersebut, Pemdes Tambaagung Barat berharap pengembangan peternakan kambing tidak hanya berhenti pada tahap percobaan, melainkan berkembang menjadi pilar ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru