Kadisdik Sumenep Tegaskan Tidak Ada Pungli Apapun Dilingkungan Pendidikan

- Pewarta

Jumat, 19 Mei 2023 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat siap tindak lanjuti instruksi Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari Pungutan Liar (Pungli). Jum’at (19/05/2023).

Diketahui, sebelumnya Bupati Sumenep, Achmad Fauzi secara tegas meminta agar seluruh ASN di jajarannya tidak main-main dengan melakukan pungli, jual beli jabatan, setoran atau berbagai bentuk tindakan menyimpang lainnya.

“Jangan main-main, akan saya geser. Tidak peduli siapapun itu,” tegas Bupati Fauzi dalam acara silaturrahim dan diskusi bersama komite sekolah se-Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (19/5).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumenep, Agus Dwi Saputra menyatakan, perintah yang disampaikan Bupati Fauzi memang sudah menjadi kewajiban bagi pihaknya untuk mendedikasikan kinerjanya tanpa ada embel-embel apapun.

“Kami siap menjalankan itu, mau tidak mau itu adalah tugas dan tanggungjawab kami,” katanya menegaskan saat diwawancarai oleh awak media.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa instruksi Bupati Sumenep itu memang telah diterapkan oleh ASN di lingkungan Disdik Sumenep. Salah satunya dengan tidak menerima pemberian apapun dari masyarakat atau lembaga pendidikan di bawahnya.

Untuk membuktikan itu, lanjut Agus, pihaknya mempersilahkan melakukan konfirmasi langsung ke satuan-satuan pendidikan yang ada di Sumenep.

“Implementasinya kita contohkan langsung. Misal dalam pencairan dana BOS, kami tidak terima pemberian apapun dengan alasan adat ketimuran,” kata Agus.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan dengan tujuan agar lembaga pendidikan dapat memanfaatkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan alokasi yang telah diatur.

“Kami tidak mau begitu. Biar mereka bisa manfaatkan BOS sebaik mungkin, jadi kami tidak akan menerima sepeserpun dari dana itu,” pungkasnya.

Loading

Baca Juga :  Bawang Merah Rubaru Tembus Pasar Ekspor, Bukti Keberhasilan Upland di Sumenep

Berita Terkait

Pawai Karnaval Lughatul Islamiyah diikuti Ribuan Siswa dan Siswi dari Berbagai Tingkatan
Komitmen Dispendukcapil Sumenep Wujudkan Tagline ‘Bismillah Melayani’ di Wilayah Kepulauan
Prof Ari : Gen Z Berpotensi Kerja di Luar Negeri, Industri Kreatif dan Tidak Birokrasi
Anggota PPS terdaftar di Sipol, PPK Kecamatan Rubaru Bungkam
Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya
Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya
Achmad Fauzi Bersama Faisal Muhlis Terima Rekomendasi dari DPP PAN Sebagai Cabup dan Cawabup 2024
Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:37 WIB

Pawai Karnaval Lughatul Islamiyah diikuti Ribuan Siswa dan Siswi dari Berbagai Tingkatan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 14:21 WIB

Komitmen Dispendukcapil Sumenep Wujudkan Tagline ‘Bismillah Melayani’ di Wilayah Kepulauan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 10:26 WIB

Prof Ari : Gen Z Berpotensi Kerja di Luar Negeri, Industri Kreatif dan Tidak Birokrasi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 09:28 WIB

Anggota PPS terdaftar di Sipol, PPK Kecamatan Rubaru Bungkam

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:53 WIB

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:54 WIB

Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:48 WIB

Achmad Fauzi Bersama Faisal Muhlis Terima Rekomendasi dari DPP PAN Sebagai Cabup dan Cawabup 2024

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:03 WIB

Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah

Berita Terbaru