Kiamat Kekuasaan! KPU Sumenep dan PPK Nunggu Giliran, Pemilu 2024 Berantakan

Kamis, 7 Maret 2024 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com —- Proses Rekapitulasi Kabupaten yang saat ini sudah hampir selesai diselenggarakan KPU Sumenep menimbulkan banyak polemik dari berbagai Partai politik.

Pasalnya, ada Banyak perolehan Suara calon Legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi hingga DPRD Kabupaten/kota yang hilang sejak rekapitulasi tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Pertama, Perolehan Suara milik Caleg DPR RI Slamet Ariyadi dari Partai Amanat Nasional (PAN) diduga dipindah ke salahsatu Caleg yang sebelumnya 1.715 menjadi 415 di kecamatan Lenteng.

Kedua, Perolehan suara Akhmad Suhaimi caleg DPRD Provinsi Partai Demokrat dikurangi 290 suara di Kecamatan Guluk-guluk. Sehingga dia melaporkan ke Badan pengawas pemilu (Bawaslu) kabupaten sumenep.

Baca Juga :  Ambyar! PPK di Sumenep Potensi Dipidana Bergantian Bersama KPU, Masalahnya Terbukti Begini

Ketiga, Suara Alyadi Mustofa Caleg DPRD Provinsi juga mengalami hal yang sama, Alyadi memperoleh suara 3.249 versi D Hasil Kecamatan Lenteng yang sudah ditandatangani sejumlah saksi partai politik. Namun suaranya lenyap 2.000, dari 3.249 menjadi 1.249.

Keempat, Suara Fausi sebelumnya 13 Suara, namun pada saat Rekapitulasi kabupaten bertambah menjadi 379 suara.

Kelima, Hadariadi Caleg DPRD Kabupaten partai Nasdem juga menduga ada manipulasi data tingkat kehadiran di beberapa wilayah didapilnya (red.Dapil enam) sehingga meminta KPU untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Pantauan media nusainsider.com, sejumlah masalah yang telah dilaporkan Caleg bersama kuasa Hukumnya masing-masing betul-betul terjadi di bawah.

Baca Juga :  Perolehan Suara Pemilu 2024 diduga ada Intimidasi dari KPU Sumenep, Ini Faktanya

Kecurangan pemilu 2024 semakin jelas dan terbukti di beberapa kecamatan baik daratan maupun kepulauan, sehingga banyak caleg melaporkan Panitia pemilih kecamatan (PPK) karena telah melakukan pelanggaran berat dengan cara-cara melangar hukum pemilu.

Hal tersebut juga diduga kuat akibat pesanan Komisioner Pemilihan Umum (KPU) sumenep kepada sejumlah PPK untuk memenangkan calon Legislatif (Caleg) dari Lokal Sumenep dengan cara mengurangi suara Caleg dari luar Sumenep.

“Saya Punya kebutuhan kak 20Juta, nanti suaranya akan saya tambah untuk ganti uang tersebut. Soalnya Caleg A sudah deal, dan caleg B serta C masih tahap komunikasi. Sebab caleg C orangnya KPU kak”, Jelasnya salahsatu panitia pemilu kepada Caleg yang bocor ke media nusainsider.com

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru