SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menginisiasi program khitanan massal gratis bagi 100 anak dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaannya dipusatkan di dua lokasi, yakni Puskesmas Manding dan Puskesmas Lenteng, dengan kuota masing-masing sebanyak 50 peserta.
Program ini tidak hanya memberikan layanan khitan gratis, tetapi juga menghadirkan berbagai bantuan pendukung bagi peserta. Setiap anak akan menerima tas dan perlengkapan sekolah, uang saku sebesar Rp100 ribu, konsumsi selama kegiatan berlangsung, serta bantuan biaya khitan sebesar Rp200 ribu dari Baznas Kabupaten Sumenep.
Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Menurutnya, sinergi antara Dinkes P2KB dan Baznas menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan merata kepada masyarakat.
“Program ini tidak hanya membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujar Ellya kepada media nusainsider.com Selasa 23 Juni 2026.
Sebagai instansi yang menginisiasi program tersebut, Dinkes P2KB juga menyiapkan tenaga kesehatan serta fasilitas pelayanan medis yang memadai guna memastikan seluruh proses khitan berlangsung aman dan sesuai standar kesehatan.
Ellya sapaan akrabnya menilai kolaborasi dengan Baznas merupakan bentuk sinergi positif yang perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
“Program seperti ini sangat bagus. Insyaallah ke depan akan kami dukung untuk diperluas hingga wilayah kepulauan dengan memaksimalkan dukungan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah kepulauan juga ” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan penuh Dinkes P2KB dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, program khitanan massal merupakan implementasi pemanfaatan dana zakat yang dikelola Baznas untuk kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Baznas berkomitmen bersama dukungan Dinkes P2KB untuk menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus membantu keluarga yang membutuhkan,” kata Ahmad Rahman.
Ia menegaskan bahwa seluruh layanan dalam program tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Selain layanan kesehatan, bantuan yang diberikan juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi orang tua peserta.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tenaga medis dari Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep yang akan bertugas mengawal seluruh tahapan khitan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga tindakan medis dan pemantauan pasca-khitan.
Melalui program tersebut, Dinkes P2KB dan Baznas Sumenep berharap dapat melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, serta memiliki kesempatan yang lebih baik dalam mengakses layanan kesehatan.
Masyarakat yang ingin mengikuti program khitanan massal gratis tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui panitia yang telah disiapkan di masing-masing lokasi pelaksanaan.
Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, kolaborasi Dinkes P2KB dan Baznas Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi inspirasi untuk terus memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial, serta pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
![]()
Penulis : Wafa
















