Konflik Dua Rekannya, Macan Asia dari Masalembu Siap Hadiri Debat Terbuka di Sumenep

Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sulaisi Abdurrazaq (Kanan), And Rahman Suhu (Tengah), Ach Supyadi (Kiri)

Foto. Sulaisi Abdurrazaq (Kanan), And Rahman Suhu (Tengah), Ach Supyadi (Kiri)

SUMENEP, nusainsider.com Perseteruan antara dua advokat asal Sumenep, Sulaisi Abdurrazaq dan Ach Supyadi, memantik reaksi keras dari seorang tokoh hukum asal Kepulauan Masalembu, Abd Rahman Suhu, S.H., M.H.

Pria yang kini aktif di Jakarta dan tergabung dalam Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) ini menyayangkan konflik berkepanjangan antara dua rekannya itu.

“Saya geram melihat kondisi ini. Kalau memang mau debat terbuka antara dua kawan saya itu, sekalian saja buat antara advokat kepulauan dan daratan. Kami siap ikut serta,” ujar Abd Rahman Suhu kepada nusainsider.com pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Ia menegaskan kesiapannya untuk kembali ke kampung halaman demi meredam tensi antaradvokat yang kian memanas.

“Iya, dik. Saya siap turun ke Sumenep dari Jakarta untuk mengikuti debat terbuka tersebut,” tambahnya.

Abd Rahman, yang dijuluki “Macan Asia” di kalangan kolega hukumnya, merasa heran melihat kedua sosok yang seharusnya menjadi teladan justru saling menunjukkan ego masing-masing.

“Kenapa dua insan ini kok sama-sama ego, padahal sesama advokat, begitu, dik. Jangan memperkeruh suasana,” ujarnya tegas.

Menurutnya, profesi advokat harus dijaga dengan menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Ia mengingatkan bahwa kode etik yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Advokat memiliki peran penting dalam menjaga integritas profesi hukum di Indonesia.

“UU Advokat itu bukan sekadar aturan, tapi panduan moral dan etika bagi kita semua. Konflik terbuka di ruang publik bisa menurunkan citra profesi ini di mata masyarakat,” ucapnya.

Abd Rahman menilai bahwa masyarakat harus diedukasi agar memahami peran advokat secara utuh dan profesional, bukan malah disuguhkan tontonan konflik yang bisa mencederai marwah hukum.

“Advokat itu bagian dari sistem peradilan, bukan tukang ribut di depan umum. Kita ini pengawal keadilan, bukan pembuat gaduh,” tandasnya.

Tokoh hukum yang sudah lama berkiprah di ibu kota ini juga menyarankan agar organisasi profesi ikut turun tangan menyelesaikan konflik yang terjadi secara bijak dan sesuai mekanisme organisasi.

“Organisasi advokat jangan tinggal diam. Ini saatnya menunjukkan bahwa kita bisa menyelesaikan masalah secara dewasa, elegan, dan tetap beretika,” pungkasnya.

Loading

Baca Juga :  GP Ansor Jatim Hidupkan Tanah, Hidupkan Ekonomi Kader Lewat Program “Ansor Atanèh”

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:50 WIB

Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB