Lia Isthifama: Pendidikan, Demokrasi, dan Kesepakatan Publik Adalah Pilar Keberlangsungan Bangsa

Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.I., M.E.I

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.I., M.E.I

JAKARTA, nusainsider.com Anggota MPR RI dari unsur DPD RI Jawa Timur, Lia Isthifama, menegaskan bahwa keberlangsungan bangsa harus dipandang secara menyeluruh, mulai dari pendidikan, demokrasi, hingga kesepakatan publik terkait arah pembangunan nasional.

Menurut Lia, perjuangan tidak selalu untuk hasil instan, tetapi demi masa depan generasi mendatang.

Ia mencontohkan perjuangan RA Kartini yang memperjuangkan pendidikan perempuan bukan untuk masanya sendiri, melainkan untuk 10, 20, bahkan 30 tahun setelahnya.

“Itu yang saya tangkap. Sebagai wakil rakyat, kita harus memahami hakikat demokrasi dan nilai musyawarah dalam Pancasila,” ujar Lia dalam Diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia MPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (13/8/2025).

Lia sapaan akrabnya menyoroti dinamika isu publik yang sering memunculkan pro dan kontra, termasuk terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Wow! Tong-tong Angin Ribut dan Mega Remmeng Bertemu Dalam Pagelaran SMSI Award

Ia mengaitkan hal ini dengan teori siklus disintegrasi bangsa dari Ibnu Khaldun, yang mengingatkan bahwa ketimpangan dan rasa termarjinalkan, jika tidak dikelola, dapat memicu krisis kepercayaan di masyarakat maupun terhadap pemerintah.

Mengenai wacana MPR kembali menjadi lembaga tertinggi negara, Lia menilai respons publik cukup beragam.

Namun, pihaknya meyakini wacana tersebut bukan ambisi politik, melainkan upaya menjaga keberlangsungan bangsa sesuai sejarah konstitusi nasional.

“Perubahan konstitusi bisa terjadi melalui konsensus rakyat maupun mekanisme formal. Tantangannya adalah memberikan edukasi publik agar memahami pentingnya kesepakatan bersama,” terang senator yang juga penulis novel Berkisah Tentang Hati ini.

Selain itu, Lia menegaskan pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai panduan pembangunan jangka panjang. Ia juga mendorong generasi muda memahami istilah dan konsep politik agar merasa memiliki peran dalam demokrasi.

Baca Juga :  Berperan Aktif Dukung Pembangunan Daerah, Bupati Sumenep Kukuhkan Pengurus GEN

Karena itu, Lia mendorong revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 untuk memperkuat ketetapan MPR, yang dinilainya memiliki nilai eksternal lebih kuat dibanding sekadar peraturan atau keputusan MPR.

Di akhir pernyataannya, Lia mengajak generasi muda melihat proses politik secara utuh, termasuk penerapan otonomi daerah yang berkeadilan antara pusat dan daerah.

“Jangan sampai keadilan hanya dirasakan di satu sisi, tapi di mata publik justru terlihat timpang. Generasi muda harus merasa menjadi bagian penting dalam kajian dan praktik demokrasi,” pungkas pencipta lagu bertema tani ini.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir
Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan
Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur
Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:47 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:25 WIB

Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:30 WIB

Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:45 WIB

Anggaran Bibit Pertanian Sumenep Capai Rp 2,1 Miliar, Poktan Jadi Prioritas

Berita Terbaru