Lia Istifhama: Demo 3 September Inkonstitusional, Rakyat Butuh Ketenteraman Bukan Provokasi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I (Neng Lia), Anggota DPD RI

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I (Neng Lia), Anggota DPD RI

SUMENEP, nusainsider.comDukungan terhadap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kian menguat. Sejumlah tokoh publik menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas Jawa Timur yang dikenal dengan tagline “Gerbang Baru Nusantara”.

Nama-nama seperti Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Mat Mochtar, Ketua BKN Jatim Gus Rofii, aktivis Rudy Gaol, hingga tokoh muda Baijuri, serempak menyuarakan penolakan terhadap rencana aksi demonstrasi pada 3 September mendatang.

Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, menilai ajakan aksi tersebut sarat kepentingan pribadi dan jauh dari nilai luhur demokrasi.

Menurutnya, langkah itu justru berpotensi merusak tatanan demokrasi sekaligus mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 memang menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat. Tetapi kebebasan itu ada batasnya. Rencana aksi 3 September tidak relevan dengan semangat konstitusi, justru mencolok kepentingan pribadi,” tegas Ning Lia, Sabtu (23/8/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa setiap aksi publik wajib menghormati hak orang lain. Pasal 9 UU No. 39 Tahun 1999 jelas menjamin hak untuk hidup tenteram, aman, damai, dan bahagia.

“Kalau tujuan menyampaikan pendapat justru menodai kedamaian, itu bukan teladan yang baik. Hak asasi juga mencakup hak hidup dalam kondusivitas,” ujarnya.

Menurut Lia, Indonesia kini menghadapi pekerjaan besar di tingkat global. Dengan adanya kesepakatan dagang Presiden Prabowo bersama mitra Eropa dan Amerika, Jawa Timur menjadi barometer perdagangan internasional.

“Semangat besar ini jangan diprovokasi dengan sikap tidak produktif. Masyarakat butuh stimulus untuk bekerja, bukan diganggu aksi unfaedah,” tegasnya.

Menariknya, Lia mengaku pernah memimpin demonstrasi sebanyak dua kali, namun dengan konteks dan tuntutan yang jelas.

“Alhamdulillah, saat itu apa yang disuarakan jelas, tidak keluar jalur. Itu bedanya demo sehat dengan demo imajiner,” katanya.

Ia mengajak masyarakat, terutama para tokoh publik, untuk memberi teladan positif.

“Kita yang dewasa harus jadi model sehat bagi anak cucu. Sampaikan kebenaran, beri solusi tepat. Jangan justru jadi aktor hate speech atau fitnah, karena itu investasi buruk bagi generasi,” pesannya.

Menurutnya, sejarah bangsa Indonesia selalu dibangun atas dasar nilai luhur, bukan provokasi. Karena itu, generasi muda harus diarahkan untuk belajar dengan benar.

“Anak-anak kita harus dicerdaskan. Jangan sampai mereka jadi pahlawan kesiangan yang tidak tahu siapa penindas atau penjajah. Media sosial memang membuka keterbukaan, tapi juga membawa tanggung jawab. Pertanyaannya, sudah bijakkah kita sebagai orang tua?” tutup Ning Lia.

Loading

Baca Juga :  Madura Culture Festival Jadi Sorotan, Begini Bantahan Konflik Perputaran Keuangan

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan

Berita Terbaru