Lima Budaya dan Tradisi Asli Sumenep Resmi Diakui sebagai WBTB Nasional

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pose Bersama Kadisbudporapar sumenep Moh. Iksan dengan sejumlah perwakilan dari kabupaten/kota di Jawa Timur di malam acara Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Menteri Kebudayaan RI, Senin 15 Desember 2025 (Sumber Foto: IG @disbudporaparsumenep for nusainsider.com)

Foto. Pose Bersama Kadisbudporapar sumenep Moh. Iksan dengan sejumlah perwakilan dari kabupaten/kota di Jawa Timur di malam acara Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Menteri Kebudayaan RI, Senin 15 Desember 2025 (Sumber Foto: IG @disbudporaparsumenep for nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.comKabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan. Pada tahun 2025, Sumenep menerima lima penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Lima WBTB yang berhasil ditetapkan tersebut meliputi Kuliner Mentho, Jamasan Keris, Olahraga Tradisional Balbuddi, Tari Tengtere’, dan Tari Gambu. Penetapan ini diumumkan dalam kegiatan Apresiasi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Jakarta.

Secara nasional, pada tahun 2025 Kementerian Kebudayaan menetapkan 514 karya budaya dari berbagai daerah di Indonesia sebagai WBTB.

Baca Juga :  Sport Tourism Ala Sumenep, Ribuan Pelari Padati Stadion A. Yani

Capaian tersebut semakin menegaskan kekayaan budaya Nusantara sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya lokal.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa penetapan lima WBTB ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, budayawan, seniman, serta masyarakat Sumenep.

“Ini adalah identitas dan kekayaan budaya masyarakat Sumenep. Penetapan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga amanah untuk terus menjaga, melestarikan, dan mewariskannya kepada generasi muda,” ujar Achmad Fauzi, Selasa (16/12/2025) lalu. 

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan WBTB sebagai bagian dari penguatan karakter daerah sekaligus pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya.

“Kami akan terus mendorong pelestarian budaya lokal agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, mengatakan bahwa penetapan lima WBTB ini merupakan hasil proses panjang yang melibatkan pendataan, kajian akademik, serta dokumentasi budaya secara komprehensif.

“Penetapan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan inventarisasi dan pengusulan warisan budaya lainnya yang ada di Sumenep. Ke depan, kami juga akan memperkuat program edukasi, festival budaya, serta promosi agar WBTB ini semakin dikenal luas,” jelas Iksan.

Ia berharap, dengan pengakuan nasional tersebut, masyarakat semakin bangga dan aktif berperan dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Sumenep agar tetap lestari dari generasi ke generasi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB