Lonjakan Campak di Sumenep: 15 Pasien Masih Dirawat di RSUD Moh. Anwar

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Lonjakan Kasus Campak di Sumenep Versi RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati.,M.Kes

Foto. Lonjakan Kasus Campak di Sumenep Versi RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati.,M.Kes

SUMENEP, nusainsider.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat lonjakan signifikan kasus campak sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data resmi, sejak Januari hingga 13 Agustus 2025, tercatat 571 pasien campak telah ditangani rumah sakit tersebut.

Rincian bulanan menunjukkan tren fluktuatif: Januari 44 kasus, Februari 68 kasus, Maret 73 kasus, April 48 kasus, Mei melonjak menjadi 107 kasus, Juni 101 kasus, Juli 91 kasus, dan hingga 13 Agustus sudah 39 kasus baru.

Baca Juga :  Dermaga Tak Terpakai dan Madin Terlupakan, Nur Faizin Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Sumenep

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, membenarkan data tersebut saat dikonfirmasi media, Kamis (28/8/2025) sore. Ia menyebutkan, saat ini masih ada 15 pasien campak yang menjalani perawatan inap.

“Saat ini ada 15 pasien campak yang opname di RSUD Moh. Anwar,” ujarnya.

Meski demikian, dr. Erliyati menegaskan data terakhir yang dimiliki pihak rumah sakit baru sampai 13 Agustus. Artinya, jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

“Data yang ada saat ini belum update. Masih sampai tanggal 13 Agustus saja,” jelasnya.

Lonjakan ini menjadi perhatian serius, mengingat campak merupakan penyakit yang sangat menular dan berisiko menyebabkan komplikasi, terutama pada anak-anak serta orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Baca Juga :  Kunjungi Stand DPMD di Pameran Pembangunan, Bupati Fauzi Kagumi Inovasi Pangan Desa Manding

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep pun diharapkan segera mengambil langkah antisipatif untuk menekan penyebaran lebih luas.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan anak-anak mendapat vaksinasi campak sesuai jadwal imunisasi nasional.

Selain itu, edukasi dan sosialisasi terkait gejala serta cara penularan campak perlu digencarkan agar masyarakat lebih siap melakukan pencegahan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Berita Terbaru